Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Saat Harga Cabe Turun Poltek Pertanian Kupang Siap Olah jadi Bubuk Cabe

apresiasi yang positif kepada Direktur  Poltek  Negeri Kupang dan jajaran yang telah mengambil langkah-langkah yang tepat demi menbantu petani

Penulis: Paul Burin | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/PAUL BURIN
GM Pos Kupang, Margaretha Wahyuningtias (kedua dari dari kanan) berdialog dengan Direktur Poltek Pertanian Kupang, Thomas Lapenangga,  Wadir Melinda  Monata  (kanan), Humas  Maria  Renny Pratiwi serta Marketing Tanto Bisilisin  di ruang  kerja Direktur  Poltek Pertanian, Senin, 17 Januari 2022.  

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kini siap membeli dan mengolah  cabe dari petani ketika harga turun di pasaran.

"Saat harga cabe atau lombok turun di pasaran, kami siap untuk beli dari petani kemudian mengolahnya menjadi bubuk cabe," kata Direktur Poltek Pertanian Negeri Kupang, Ir. Thomas Lapenangga, M.S ketika menerima kunjungan silaturahmi General Manager (GM) Harian Pagi Pos Kupang di kampus itu, Senin, 17 Januari 2021 sore.

Thomas, putra asal Kabupaten Alor, ini mengatakan, ketika musim panen cabe antara  bulan  Mei sampai Juli,  kadang petani sulit memasarkannya karena harganya jatuh.  Dari harga yang biasanya Rp 40 ribu per kilogram anjlok menjadi Rp 7.500 per kg. 

Baca juga: Begini Cara Pengendalian dan Penyimpanan Bahan Pangan Selama Covid-19 Versi Dosen Poltekkes

Kondisi ini menyulitkan petani yang sudah bersusah payah  menanam, merawat hingga memanen tanaman itu.  Karena itu kata Thomas, Poltek menampung (membeli) cabe petani, mengeringkan kemudian memrosesnya menjadi bubuk. 

Thomas menyebut sudah melakukan ujicoba dengan petani binaan di Bismarak, Kupang dalam mengelola  cabe dan tomat (saos tomat). Hasilnya cukup bagus.  Khusus untuk cabe dari 5 kg akan menjadi 1 kg bubuk cabe.

Karena itu Thomas meminta  manajemen Pos Kupang untuk membantu menyebarkan informasi ini sekaligus melakukan edukasi-edukasi kepada  petani di NTT. Dengan demikian informasi ini  dapat sampai ke mereka. 

Baca juga: Poltekkes Kemenkes Kupang Gelar Expo Produk Minuman Kesehatan

GM Pos Kupang, Margaretha Wahyuningtias memberi apresiasi yang positif kepada Direktur  Poltek  Negeri Kupang dan jajaran yang telah mengambil langkah-langkah yang tepat demi menbantu petani di daerah ini. 

Iin demikian panggilan Margaretha,  mengatakan bahwa Pos Kupang juga menaruh perhatian yang serius akan para petani di NTT. Pos Kupang selalu saja mendorong para petani untuk surfive di bidangnya. 

Langkah lain yang akan dilakukan manajemen Pos Kupang,  adalah memanfaatkan gedung Pos Kupang yang lama di Pasar Kasih Naikoten, Kupang untuk  membuka  semacan fairness market. 

Baca juga: Mahasiswa Prodi Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang Gelar Expo Produk Minuman Kesehatan

Di sana kata Iin,  akan dipasarkan berbagai produk khas hasil bumi daerah ini.  Di Bali kata Iin,  telah hadir  sebuah fairness market  dari bahan-bahan organik.  Iin mengajak Poltek untuk bersama-sama membangun dan mendorong para petani di NTT untuk lebih maju lagi. 

Hadir, Wakil Direktur 1V Bidang Humas, Publikasi dan Kerja Sama, Melinda Monata, SP, M.Sc, PhD; Humas Poltek, Maria  Renny Pratiwi. Sedangkan dari Pos Kupang hadir Tanto Bisilisin (marketing) dan Paul Burin ( redaksi). (*)

Berita Pemprov NTT Terkini

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Komentar

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved