Berita Malaka

Arus Kendaraan di Betun, Malaka Akan Ditertibkan

Pemerintah Kabupaten Malaka ( Pemkab Malaka) berencana mengatur arus kendaraan di wilayah Kota Betun

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/EDI HAYONG
Bupati Malaka Dr. Simon Nahak, S.H, M.H 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM, BETUN - Pemerintah Kabupaten Malaka ( Pemkab Malaka) berencana mengatur arus kendaraan di wilayah Kota Betun, Ibu kota Kabupaten Malaka.

Upaya ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di pusat kota. Pada Januari 2022 ini,   arus kendaraan diatur dengan titik nol kilometer di perempatan lampu lalu lintas Kantor Camat  Malaka Tengah menuju ke rumah jabatan Wakil Bupati.

Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H,MH kepada Wartawan di Betun pekan lalu menegaskan, pengaturan arus kendaraan ini nanti satu arah.

"Jalannya hanya satu arah nanti dari arah Webua depan Kantor Bupati  Malaka  ada tanda larangan. Kemudian  diarahkan pengendara  lewat Kamanasa dan masuk kota Betun. Selain itu kendaraan travel atau rental yang kerap parkir di pinggir jalan terutama di perempatan Pasar Beiabuk diarahkan ke Terminal Betun," kata Bupati Simon.

Baca juga: Pemkab Malaka Jadwalkan Jumat sebagai Hari  Olahraga Bersama

Dikatakan Bupati Malaka, Simon Nahak, dirinya  bersama Wabup, Louise Lucky Taolin, S.SoS tidak akan ingkar janji dengan apa yang disampaikan pada Pilkada lalu.

Melalui Program SAKTI, keduanya telah merencanakan program kerja diantaranya  menata Kota Betun dengan memasang lampu lalulintas, lampu jalan serta membangun alun-alun kota.

Program ini tidak hanya sebatas wacana  tetapi dibuktikan dan kini sudah dilaksanakan   yang  ditunjukkan melalui peluncuran (Launching) operasional lampu pengatur lalu lintas di Kota Betun dan launching lampu jalan.

Dikatakan Simon, Indonesia sudah merdeka 76 tahun namun sejak kemerdekaan itu baru saat ini Malaka baru memiliki lampu lalulintas (traffic light). Hal ini menandakan bahwa ada perhatian dan kepedulian pemerintah  terhadap masyarakat terutama pengguna jalan.

Baca juga: Pemkab Malaka Dorong Warga Translok Kapitan Meo Optimalkan Lahan Tidur

"Ini sebagai bentuk  pencegahan kecelakaan lalulintas secara dini sehingga pengguna jalan baik pengendara maupun pejalan kaki bisa memahami dan mengetahui rambu-rambu yang sudah dipasang," katanya.

Menurutnya,  ada beberapa  manfaat  lampu lalulintas antara lain,  untuk menjaga  keselamatan pengendara baik mobil, sepeda motor, pejalan kaki dan seluruh pengguna jalan agar tetap aman dan nyaman.

Pasalnya, lampu lalu lintas berguna untuk membatasi kecepatan volume. Warga yang biasa melajukan kendaraan dengan  kecepatan tinggi  sudah tidak berlaku lagi.

"Kita  sudah ada tanda lalu lintas. Oleh karena itu kita harus hati-hati dalam berlalu lintas supaya kita aman dan nyaman dalam perjalanan," pinta Simon.

Dirinya juga menyebut  lampu pengatur lintas bermanfaat untuk membatasi jumlah dan intensitas kendaraan pada waktu dan tempat yang  sama sehingga mengurangi resiko kecelakaan.

Selain itu,lampu pengatur lalu lintas bermanfaat membiasakan manusia taat dan tertib  berlalu lintas di jalan.(*)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved