Breaking News:

Berita Kota Kupang

Pengamat Politik Sebut Jefri Riwu Kore Punya Nilai Tawar di Pemilihan Wali Kota Kupang

peluang untuk memberikan evaluasi terhadap posisi Jeriko sebagai ketua partai maupun walikota.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK. POS-KUPANG.COM
Pengamat politik dari Undana Kupang, Yohanes Jimmy Nami 

Laporan Kontributor POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pilkada akan digelar pada tahun 2024. Nuansa pesta demokrasi mulai nampak, pun dengan para politisi yang mulai mendekatkan diri ke konstituen. Demikian juga dengan Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) di Kupang.

Pengamat politik dari Undana Kupang, Yohanes Jimmy Nami, menyebut dalam Pilwalkot Kupang, peluang Jefri Riwu Kore (Jeriko) mempunyai nilai tawar tersendiri.

"Peluang Jeriko dalam Pilwakot Kupang 2024, dalam politik bola bundar apapun bisa terjadi. Menakar posisi Jeriko sekarang yang masih menjabat sebagai Wali Kota Kupang mempunyai nilai tawar tersendiri," kata Jimmy, Kamis 13 Januari 2022.

Baca juga: Dinas Kesehatan Kota Kupang Tunggu Petunjuk Kemenkes Terkait Vaksin Booster

Menurut dia, basis sosial dan basis ekonomi yang Jeriko miliki bisa dikapitalisasi sebagai modal politik menuju 2024, juga hitungan diatas kertas bisa saja berpeluang.

Dinamika yang terjadi dalam tubuh Demokrat, kata Jimmy, pasti akan berimbas juga pada personal branding Jeriko. Dia menyebut memang perlu kerja keras jika ingin popularitas dan elektabilitas terdongkrak naik.

"Bagi calon lain posisi petahana memang selalu mnjdi  ancaman tersendiri," imbuhnya.

Baca juga: Pilkada Kota Kupang, Gerindra Usung Kader Maju Bertarung

Mencermati posisi Jeriko dan dinamika partai Demokrat yang merupakan partai yang membesarkannya, akan lebih membuka peluang untuk memberikan evaluasi terhadap posisi Jeriko sebagai ketua partai maupun walikota.

Hal ini merupakan salah satu tantangan Jeriko dan peluang besar para penantang untuk mengambil keuntungan elektoral.

Pada sisi lain, Jimmy menjelaskan panggung dalam ruang politik apapun merupakan konsekuensi logis dari investasi sosial, siapa yang terlibat dengan suka/duka masyarakat tentunya mendapat tempat tersendiri dlm masyarakat.

Baca juga: Mega Proyek Air Bersih di Kota Kupang Sebuah Mukjizat

"Hakekat berpolitik seperti itu, jadilah seperti itu jika hendak berpolitik," jelasnya. (*)

Berita Kota Kupang Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved