Breaking News:

Berita Nasional

Dugaan 7 Kasus Korupsi Ahok, Adhie M Masardi Laporkan Mantan Suami Veronica Tan ke KPK

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok adalah mantan Gubernur DKI Jakarta. Ia dilaporkan ke KPK dengan dugaan 7 kasus korupsi. Pelapornya Adhie M Masardi

Editor: Hasyim Ashari
Instagram/btpnd
Ahok bersama dengan istrinya Puput Nastiti Devi. Ahok pernah dilaporkan dalam kasus dugaan korupsi di DKI Jakarta 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pernah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) semasa menjabat sebagai orang nomor 1 di Jakarta.

Ia dilaporkan ke KPK dengan dugaan 7 kasus korupsi.

7 kasus dugaan korupsi yang itu adalah Yaitu, dugaan korupsi tersebut terkait RS Sumber Waras, lahan di Taman BMW, lahan Cengkareng Barat, dana CSR, reklamasi teluk Jakarta, dana non-budgeter, dan penggusuran.

Namun semua dugaan kasus korupsi itu dinilai tidak pernah ditanggapi serius oleh KPK.

Karena itulah Poros Nasional Pemberantasan Korupsi ( PNPK ) di bawah Presidium Adhie M Masardi melaporkan Ahok kembali ke KPK.

Demi Menangkan Pilpres 2024 Anies Baswedan Diramalkan Pakai Cara Lama Saat Gulingkan Ahok Tahun 2017

Lantas bagaimana sikap Ahok? Bagaimana juga dengan KPK?

Ternyata PNPK tidak membawa bukti baru atas dugaan keterlibatan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, saat menyampaikan laporannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ternyata, Presidium PNPK Adhie M Masardi mendatangi KPK hanya untuk memverifikasi nama-nama calon presiden (capres) yang kini mengemuka untuk Pilpres 2024.

Hal tersebut terungkap saat Rosianna Silalahi bertanya sebanyak tiga kali kepada Adhie dalam program Rosi di KOMPAS TV yang mengangkat tema Lapor Politisi Top ke KPK, Taktik Politik 2024? pada Kamis 13 Januari 2022.

“Kita kan mau verifikasi, apa salahnya sih calon-calon presiden diverifikasi oleh KPK,” jawab Adhie.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved