Breaking News:

Berita NTT

Anggota DPRD NTT Ana Kolin Kutuk Penyebar Video Pelajar Minum Miras

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) NTT, Ana Waha Kolin mengutuk keras penyebar video dalam cuplikan video viral

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/HO-DOKUMENTASI PRIBADI
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTT, Ana Waha Kolin 

Laporan Kontributor POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) NTT, Ana Waha Kolin mengutuk keras penyebar video dalam cuplikan video viral yang memperlihatkan pelajar salah satu sekolah di Kota Kupang sedang meneguk minuman keras (miras).

Ana Kolin yang dihubungi, Jumat 14 Januari 2022 mengatakan, dirinya lebih mengutuk orang yang menyebar video itu. Menurut dia, itu merupakan tindakan kekerasan verbal terhadap perempuan.

"Sebagai ADPRD saya justru mengutuk penyebar video tersebut. mengapa? Karena itu adalah tindakan kekerasan verbal terhadap perempuan," kata dia.

Politisi PKB itu menyebut seharusnya tidak boleh mengedarkan video tersebut. Pihak sekolah melalui guru BP memanggil siswa-siswi yang bersangkutan dan dinasihati layaknya seorang anak.

"Dan mencari tahu soal bagaiamana keadaan atau situasi di rumah tangganya," tambahnya.

Baca juga: Identitas Siswi Pemeran Video Viral Terungkap, Pihak SMKN 2 dan SMAN 8 Kupang Minta Maaf

Menurutnya, hal yang dilakukan pelajar itu merupakan akumulasi dari situasi dan kondisi yang selama ini dirasakan dan diperlihatkan lewat tingkah laku seperti yang ada dalam video tersebut.

Baginya, tindakan itu akibat kehilangan jati diri yang menyebabkan pelajar itu salah mencari ruang bebas. Ia menyebut, tindakan itu, karena banyak faktor dan tidak bisa memvonis hanya dari satu sisi.

Oleh karena itu, Ana Kolin berharap adanya peran dari keluarga harus lebih ekstra memberikan pendidikan karakter. Diharapkan pula peranan dari tokoh agama memperkuat pendidikan karakter bagi anak-anak.

"Sangat diharapkan peran tokoh agama untuk menggunakan mimbar gereja dan mimbar mesjid untuk menyuarakan suara-suara gembala terkait peran keluarga dan masyarakat dalam membina anak-anak remaja untuk bergaul yan baik dan benar," jelasnya. (*)

Baca Berita NTT Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved