Breaking News:

Berita Nagekeo

Bupati Johanes Don Bosco Do Harap Kuasi Paroki St Petrus Martir Kotakeo Cepat Jadi Paroki Defenitif

Ketua Stasi Kuasi Redemtus Busa dapat lebih cepat menjadikan kuasi paroki tersebut menjadi sebuah paroki defenitif.

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Bupati Nagekeo, Johannes Don Bosco Do saat menyampaikan sambutan dalam misa pendirian kuasi paroki St Petrus Martir Kotakeo, Minggu 9 Januari 2022.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, MBAY - Bupati Nagekeo, Johannes Don Bosco Do dalam sambutannya dalam acara peresmian Kuasi Paroki St. Petrus Martir pada Minggu 9 Januari 2022 berharap kuasi paroki tersebut bisa bergerak lebih cepat menjadi sebuah paroki defenitif.

"Saya harap kuasi ini lebih cepat dari Kuasi Wewoloe yang hampir 2 tahun baru menjadi paroki definitif. Kuasi ini segera menjadi paroki jangan terlalu lama," ujarnya

Menurut Bupati Don, hal tersebut mendapat dukungan dari Peter Tadeus Grucha yang mempunyai optimisme Kuasi Paroki dengan cakupan wilayah pelayanan lima stasi ini bisa dengan cepat menjadi sebuah paroki.

Baca juga: Bantu Tim Vaksinator, Dua Polisi di Polsek Mauponggo-Nagekeo Bantu Timbun Batu di Kali Wolokana

"Karena Kotakeo sudah sangat siap untuk jadi sebuah paroki," ujarnya.

Bupati Don berharap ditangan Pastor Administrator Kuasi Paroki Santo Petrus Martir Kotakeo dan Ketua Stasi Kuasi Redemtus Busa dapat lebih cepat menjadikan kuasi paroki tersebut menjadi sebuah paroki defenitif.

Dijelaskan Bupati Don, kuasi dan paroki kedepan memiliki tunggung jawab yang sama dengan paroki lainnya karena Kotakeo dan sekitarnya menjadi daerah pengembangan pariwisata "ring of Lena, dimana banyak tempat sejarah dan punya sejarah dalam penyebaran Agama Katolik masuk dalam wilayah ini.

Baca juga: Bocah Perempuan Tewas Terseret Banjir di Kabupaten Nagekeo, Begini Kronologinya

Bupati Don sangat optimis bahwa wilayah tersebut akan berkembang dengan sangat cepat.

"Doakan covid cepat berakhir. Banyak kegiatan yang tertunda selama dua tahun karena pandemi covid-19. Ini bagian dari pelayanan masyarakat. Doakan pada tahun yg akan datang kita bisa alokasikan lagi untuk infrastruktur yg kurang di wilyah ini," ungkapnya.

Bupati Don juga berharap agar sebisa mungkin kaum muda diberi peran dan diberi panggung dalam setiap pembangunan di daerah tersebut.

Baca juga: Dipo Nusantara Tanam Perdana Pangan Lokal di Kebun Kelompok Tani Boalewa Nagekeo,

"Anak muda bisa diberi tugas dan tanggungjawab sebagai Ketua RT bisa rangkap jadi Ketua KUB juga OMK atau sebaliknya. Mencari calon pemimpin yang pantas untuk kita pentaskan. Mereka harus diberi panggung. Kemampuan mereka untuk mengelolah, mengasa kepekaan, bisa memimpin kita untuk bergerak jauh lebih cepat dari sekarang," ungkapnya. (*)

Berita Nagekeo Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved