Breaking News:

Berita Kota Kupang

Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen di Kota Kupang Ditunda

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, belum memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara 100 persen.

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/HO
Kepala Bidang Pembinaan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Okto Naitboho saat diwawancarai di ruang kerjanya. 

Laporan Kontributor POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, belum memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara 100 persen karena masih ada beberapa penyesuaian kajian dan juga petunjuk pemerintah pusat.

Kepala Bidang Pembinaan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Okto Naitboho mengatakan, PTM masih disinkronkan ulang oleh dinas,  karena sesuai dengan regulasi ada sedikit perbedaan secara substansial antara instruksi Menteri Dalam Negeri dan juga SKB 4 Menteri.

"Jadi kita akan disinkronkan terlebih dahulu aturan tersebut dan nantinya kita akan umumkan sekolah sekolah mana saja yang melaksanakan pembelajaran tatap muka secara full atau 100 persen," ujarnya saat melakukan rapat kerja bersama dengan Komisi IV DPRD Kota Kupang, Senin 10 Januari 2022.

Okto menjelaskan, saat ini, pembelajaran tatap muka masih dilakukan secara terbatas atau 50 persen. Nantinya ketika kajian sudah dilakukan maka akan ada informasi resmi dari Kepala Dinas Pendidikan untuk mengumumkan.

Baca juga: Kecelakaan Inova vs Xeon di Waingapu, Ibu Meninggal di Tempat, Bocah 3 Tahun Selamat

Menurut dia, jika nantinya benar-benar dilaksanakan PTM secara 100 persen, maka sekolah harus mengaktifkan satgas Covid-19 di tingkat sekolah secara maksimal.

"Pasalnya dengan jumlah siswa-siswi yang masuk 100 persen, maka tentunya dibutuhkan pengawasan yang ekstra ketat dari pihak sekolah, agar anak-anak tertib menjalankan prokes," ujarnya.

Selain itu, kata Okto, juga akan ada revo kucing dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), untuk membeli dan melengkapi peralatan protokol kesehatan. Misalnya, air, tissue, sabun dan lainnya.

"Karena memang ada surat edaran dari Menteri Pendidikan agar dana BOS bisa dimanfaatkan juga untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka dengan melengkapi peralatan protokol kesehatan di sekolah," kata Okto. 

Baca juga: Bobotoh Geulis Coblong Harap Ezra Walia dan Victor Saling Mengisi Saat Persib Bentrok Bali United

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Kupang, Ricahrd Odja mengatakan, Dinas  benar-benar menjamin bahwa anak-anak menerapkan protokol kesehatan ketika berada di lingkungan sekolah.

"Dengan rencana PTM 100 persen tentunya banyak hal yang harus dipersiapkan. Bukan hanya tentang protokol kesehatan, vaksinasi dan lainnya, tetapi bagaimana dinas menjamin bahwa anak-anak aman ketika berada di lingkungan sekolah," ujarnya.

"Saya sebagai orangtua tentunya memiliki kekhawatiran kepada anak-anak yang berada di lingkungan sekolah selama beberapa jam, kita harus benar-benar menerima jaminan bahwa anak-anak aman," tambahnya. (*)

Berita Kota Kupang lainnya ;

Kepala Bidang Pembinaan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Okto Naitboho saat diwawancarai di ruang kerjanya.
Kepala Bidang Pembinaan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Okto Naitboho saat diwawancarai di ruang kerjanya. 
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved