Berita Nasional

Jokowi Tinggal 3 Tahun, Denny Siregar Sebut Ganjar Pranowo Lalu Singgung Puan Maharani, Maksudnya?

Meski agenda Pilpres masih 3 tahun lagi yakni 2024, namun dinamika politik di Tanah Air makin hangat oleh semilir politik yang kini mulai berhembus.

Editor: Frans Krowin
Warta Kota.com
Joko Widodo dan Ganjar Pranowo saat rapat kerja nasional PDI Perjuangan, Jumat 6 September 2013. Kini Jokowi menjabat Presiden RI dua periode. Ganjar Pranowo jadi Gubernur Jawa Tengah dua periode. Denny Siregar sebut Ganjar Pranowo bakal gantikan Jokowi, benarkah? 

"Gua yakin, pak @ganjarpranowo itu orang yg sangat setia pada @PDI_Perjuangan.

Dia sdh gabung sejak mahasiswa. Bahkan jadi loyalis militannya Megawati. Jadi apapun kata orang, dia tidak akan mau diadu2 dgn Puan, yang sdh spt adeknya sendiri.

Cuma, mgkn di partai, ada org2 yg pengen cari muka..," tulis Denny Siregar lewat akun Twitter @Dennysiregar7, seperti dilansir Tribun-Timur.com.

Pada postingan selanjutnya, Denny Siregar kemudian memprediksi sikap Ganjar Pranowo seandainya Megawati akhirnya mencalonkan Puan Maharani di Pilpres 2024.

Denny Siregar mengatakan Ganjar Pranowo pasti menerima karena hormat pada Megawati.

"Gimana seandainya bu Mega akhirnya calonkan Puan di 2024 ?

Pak @ganjarpranowo pasti terima. Dia sangat hormat sama bu Mega. Lebih baik mundur drpd harus berbenturan.

Sampai akhirnya ada yg datang dan tepuk pundaknya.

"Kamu hrs maju. Ini bukan utk kamu. Tapi utk Indonesia.." tulis Denny Siregar di suatu malam, belum lama ini.

Seperti diketahui, meski Pilpres 2024 masih lama, sudah banyak lembaga yang melakukan survei terkait nama Capres 2024.

Salah satu lembaga survei yang intensif melakukan survei itu, yakni Charta Politika Indonesia.

Sebelumnya diberitakan Tribunnews, Lembaga Survei Nasional Charta Politika Indonesia merilis hasil survei terbarunya terkait dengan tingkat elektabilitas para tokoh atau pejabat politik di Indonesia.

Dari hasil tersebut, Ganjar Pranowo menjadi pejabat politik yang memiliki elektabilitas tertinggi menjadi Presiden masa mendatang.

Ia bahkan mengalahkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya mengatakan, berdasarkan temuan pihaknya melalui survei itu nama Gubernur Jawa Tengah itu memiliki banyak pemilih.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved