Kamis, 11 Juni 2026

Tips Sehat

Gejala Penyakit HIV, Kenali Sejak Minggu Pertama Terinfeksi

HIV yang tidak diobati mempengaruhi dan membunuh sel CD4, yang merupakan jenis sel kekebalan yang disebut sel T.

Tayang:
Editor: Eflin Rote
istimewa
ilustrasi HIV 

POS-KUPANG.COM - Tanggal 1 desember ditandai sebagai Hari AIDS Sedunia, untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian terkait HIV/AIDS.

Di tahap awal penyakit HIV/AIDS, gejala yang muncul biasanya mirip seperti flu. Tapi, bahkan pada sebagian orang tak muncul gejala apa pun, sehingga tak jarang terlambat terdiagnosis.

Apa itu HIV?

Human immunodeficiency virus atau HIV adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh.

Baca juga: Bahaya Hepatitis B, Kenali Gejalanya Sebelum Komplikasi Mengerikan Ini,Kanker Hati hingga Gagal Hati

HIV menargetkan sistem kekebalan dan melemahkan pertahanan orang terhadap banyak infeksi dan bahkan beberapa jenis kanker yang dapat dilawan oleh orang dengan sistem kekebalan yang sehat.

HIV yang tidak diobati mempengaruhi dan membunuh sel CD4, yang merupakan jenis sel kekebalan yang disebut sel T.

Seiring waktu, karena HIV membunuh lebih banyak sel CD4, maka tubuh lebih mungkin terkena berbagai jenis penyakit dan kanker.

HIV berkembang menjadi AIDS

Baca juga: Gejala Penyakit Liver Akibat Faktor Keturunan, Kenali Jenis-jenisnya

Tahap paling lanjut dari infeksi HIV adalah Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS), yang dapat memakan waktu bertahun-tahun untuk berkembang jika tidak diobati, tergantung pada kondisi masing-masing individu.

Namun, tidak semua orang yang mengidap HIV akan berkembang menjadi AIDS.

HIV membunuh sel CD4. Orang dewasa yang sehat umumnya memiliki jumlah CD4 500 hingga 1.600 per milimeter kubik. Jika jumlah CD4-nya turun hingga di bawah 200 per milimeter kubik, maka akan didiagnosis AIDS.

Diagnosis AIDS juga bisa terjadi, jika orang dengan HIV mengembangkan infeksi oportunistik atau kanker yang jarang terjadi pada orang yang tidak memiliki HIV.

Baca juga: Kenali Penyebab Nyeri Otot, Bisa Jadi Gejala Penyakit Infeksi, Cedera hingga Gangguan Saraf

Infeksi oportunistik seperti pneumonia Pneumocystis jiroveci adalah salah satu yang hanya terjadi pada orang dengan sistem kekebalan yang sangat lemah, seperti seseorang dengan infeksi HIV lanjut (AIDS).

Satu-satunya cara untuk mengetahui dengan pasti apakah seseorang mengidap HIV adalah dengan melakukan tes.

Meskipun virus dapat menyebabkan gejala, itu tidak dapat diandalkan untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi HIV.

Apalagi, beberapa orang tidak memiliki gejala sama sekali. Jadi, cara terbaik adalah melakukan tes, terutama jika Anda merasa berisiko.

Baca juga: Pola Hidup Tak Sehat, Kenali Gejala Penyakit Jantung Pada Wanita: Sulit Tidur hingga Nyeri Dada

Lalu, berapa lama akan muncul gejala pada orang yang terinfeksi HIV?

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved