Berita Sumba Timur
Pemkab Sumba Timur Gelontorkan Rp 3 Miliar Untuk Bantuan Alsintan Bagi Petani
Pemkab Sumba Timur menggelontorkan dana hingga Rp 3 miliar untuk pengadaan alat dan mesin pertanian ( Alsintan) bagi para petani
Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU -- Pemerintah kabupaten Sumba Timur ( Pemkab Sumba Timur) menggelontorkan dana hingga Rp 3 miliar untuk pengadaan alat dan mesin pertanian ( Alsintan) bagi para petani di wilayah itu.
Alsintan bantuan pemerintah kabupaten itu diberikan kepada kelompok tani yang mendapat penilaian berdasarkan pengajuan permohonan yang disampaikan kepada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur.
Penyerahan bantuan alsintan bagi kelompok tani dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Sumba Timur, Kelurahan Prailiu pada Jumat 31 Desember 2021 siang.
Kepada perwakilan penerima bantuan, Bupati Khristofel Praing berpesan agar dapat menjaga dan memanfaatkan bantuan pemerintah itu dengan baik untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka.
"Saya tegaskan bantuan ini harus memberikan kontribusi maksimal untuk kelompok dimana alat itu ada. Saya berharap dengan sungguh. Mudah mudahan alat alat itu juga mendatangkan berkat buat orang lain," ujar Bupati Khristofel Praing kepada para petani.
Ia berharap pemanfaatan alat dapat dimaksimalkan untuk seluruh anggota kelompok tani serta pihak lain yang membutuhkan.
"Saya harap dinas teknis mengikuti, tidak hanya kasih lalu lepas saja. Teristimewa traktor, hand traktor dan combine harvester. Karena sudah banyak yang kita kasih tapi lebih didominasi oleh orang orang tertentu saja," pesan Bupati Khristofel Praing.
Penyerahan Alsintan dilakukan Bupati Khristofel Praing yang didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Sumba Timur, Oktavianus Mb. Muku kepada perwakilan kelompok tani.
Penyerahan secara simbolis kunci traktor besar diberikan kepada Umbu Nengi dari kelompok tani Nggaha Ori Angu Desa Haikatapu Rindi, kunci traktor tangan atau hand traktor diberikan kepada Apri Uru Emu dari kelompok tani Tanambi dan kunci Combine harvester kepada Petrus Pati Ndamu dari kelompok tani Kebersamaan Desa Palanggai.
Sementara penyerahan simbolis Pompa diberikan kepada Hina Kapu Enda dari kelompok tani Ninda Laka Hau, Desa Mbatakapidu serta Cultivator pembuat bedengan kepada Maria Mb. Hamu dari kelompok tani Lori Mandang, Desa Tanama.
Oktavianus Mb. Muku mengatakan, bantuan alsintan merupakan wujud komitmen pemerintah kabupaten dibawah nahkoda duet Khristofel Praing-David Melo Wadu untuk mewujudkan visi misi pembangunan Sumba Timur terutama terkait ketahanan pangan setiap rumah tangga.
"Pengadaan alat ini kembali kepada visi dan misi Bupati Sumba Timur, bahwa bagaimana ketahanan pangan di setiap rumah tangga masyarakat itu bisa kuat," ujar Oktavianus usai acara.
Ia mengatakan, upaya membangun ketahanan pangan masyarakat membutuhkan alat dan mesin pertanian karena kondisi lahan di beberapa wilayah yang kering sehingga harus ada intervensi pemerintah.
"Kita diberikan dana Rp 3 miliar lebih Bupati untuk pengadaan bantuan bagi para petani," lanjut Oktavianus.
Pengadaan bantuan Alsintan yang terdiri dari 4 unit traktor besar, 30 unit hand traktor, 6 unit Combine harvester, 7 unit Cultivator dan 40 unit pompa air itu diharapkan dapat memperluas lahan pertanian dan meningkatkan produksi pertanian sehingga meningkatkan pendapatan yang akhirnya dapat memperkuat ketahanan rumah tangga.
Oktavianus mengatakan, bila bantuan tersebut tidak digunakan sesuai dengan petunjuk dan peruntukan maka dinas dapat memberi teguran bahkan dapat menarik kembali. "Bila alat inti tidak digunakan sesuai petunjuk maka dinas bisa memberikan teguran dan mungkin paling terburuk bisa mengambil," kata dia.
Selain penggunaan sendiri dalam kelompok, alat dan mesin pertanian itu juga dimungkinkan untuk dapat disewakan kepada petani lain di luar kelompok dengan catatan tidak mengorbankan anggota kelompok. Karena itu, hasil sewa dapat dimanfaatkan untuk operasional dan perawatan serta menghasilkan alat baru.
Maria Mb. Hamu, salah satu penerima bantuan menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah yang memberi bantuan bagi kelompok tani mereka. Ia menyampaikan komitmen untuk menggunakan dan merawat alat yang diperoleh dengan baik agar dapat memberi manfaat bagi kelompok tani. (*)