Berita Lembata
Maria Maximilia Ingir Tolok, Kepala Desa Perempuan di Lembata
Wanita Bernama Maria Maximilia Ingir Tolok, Satu-satunya Kepala Desa Perempuan di Kabupaten Lembata
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo
POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA-Sebanyak 144 kepala desa periode 2021-2027 di Lembata yang telah terpilih akhirnya dilantik untuk oleh Bupati Lembata Thomas Ola Langoday di Ballroom Olimpic Lewoleba, Selasa, 28 Desember 2021.
Di antara ratusan kepala desa itu, Maria Maximilia Ingir Tolok (48), satu-satunya kepala desa perempuan di Kabupaten Lembata. Dia terpilih menjadi kepala desa Nubamado, Kecamatan Nubatukan.
Maria merupakan seorang ASN yang terpilih menjadi kepala desa dalam Pilkades serentak November yang lalu. Bekerja di dunia pemerintahan desa bukan hal baru baginya. Selama 10 tahun dirinya menjabat sebagai Sekretaris Desa Nubamado dan tentu saja turut terlibat dalam pembangunan di desa. Masyarakat pun mendorongnya untuk ikut bertarung dalam Pilkades serentak kemarin. Dia berhasil meraih 145 suara atau selisih 33 suara dengan calon kepala desa yang bertarung dengannya.
"Saya bersyukur kepada Tuhan, di antara laki lali saya sendiri perempuan," ungkapnya kepada Pos Kupang.
Sebagai kaum perempuan, dia mengirim pesan kalau pemimpin tidak harus hanya laki laki saja tapi butuh perempuan tangguh untuk ubah wajah desa, kabupaten, provinsi dan negara.
"Hati seorang perempuan lebih perhatian dengan apa yang dirasakan masyarakat desa. Jadi sekretaris 10 tahun.
Sementara dari segi umur, kades terpilih yang tertua adalah Kades Waienga, Kecamatan Lebatukan, berumur 70 tahun dan Kades termuda berumur 25 tahun yakni Kades Riangbao, Kecamatan Ile Ape.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia Pelantikan Kepala Desa Serentak Kabupaten Lembata, Sekda Lembata, Paskalis Tapobali.
Tapobali membeberkan berdasarkan Surat Keputusan nomor 454 tahun 2021 tentang tahapan dan jadwal pelaksanaan pilkades, semua tahapan sudah dilewati sejak pembentukan panitia ditingkat Kabupaten, kecamatan dan tingkat desa sampai pemungutan suara tanggal 8 November 2021.
“Dari 346 calon kepala desa, yang terpilih menjadi kepala desa 144 orang, 143 laki laki dan 1 perempuan. Kades tertua yang terpilih berumur 70 tahun yakni Kades Waienga dan termuda berumur 25 tahun, Kades Riangbao”, ungkap Sekda Tapobali.
Sekda Tapobali menjelaskan, dari 144 desa yang melaksanakan pilkades tercatat 63.316 pemilih tersebar di 297 TPS.
Ada empat desa yang partisipasi pemilihnya mencapai 100 persen yakni Desa Nubahaeraka, Desa Nubaboli, Kecamatan Atadei. Desa Ile Boli, Kecamatan Nagawutun dan Lite Ulumado, Kecamatan Nubatukan.
Sementara Kecamatan Buyasuri dan Omesuri memiliki partisipasi pemilih terendah.
Selain itu, ada empat ASN terpilih menjadi kepala desa salah satunya yang menjabat sebagai Penjabat Kepala Desa”, ungkap Tapobali. (*)