Berita NTT
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT Sebut DBD Masalah Lingkungan
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Messe Atupah, menyebut masalah Demam Berdarah Dengue ( DBD) merupakan masalah lingkungan
Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Messe Atupah, menyebut masalah Demam Berdarah Dengue ( DBD) merupakan masalah lingkungan. Masalah itu seperti 3M dan juga kebersihan lingkungan.
Kepada Pos Kupang, Selasa 28 Desember 2021 ketika dihubungi, Messeh Ataupah mengatakan, petugas kebersihan yang bekerja, harus dikoordinasikan dengan baik agar proses pembersihan lingkungan berjalan tepat waktu dan lancar.
"Saya pikir tidak mungkin pemerintah bekerja sendirian masalah kesehatan. Kesehatan merupakan masalah perorangan dan menuju komunitas," kata dia.
Ia menyampaikan penyakit DBD, sering terjadi di Kota Kupang karena masalah lingkungan belum disadari betul. Messeh menerangkan jarak tempuh nyamuk malaria ini cukup jauh hingga 1-2 Kilometer (KM).
Untuk itu, setidaknya 100 meter dari rumah harus terjaga kebersihannya. Dengan jarak tempuh nyamuk tersebut, dan juga disertai dengan tiupan angin, sebaran nyamuk bisa lebih jauh lagi.
"Ini harus menjadi perhatian semua komponen masyarakat. Rumah anda bersih dari nyamuk dan lingkungan anda tidak bersih, tetap anda akan kena," jelas dia.
Messeh mengingatkan agar masyarakat bisa menyadari dan menjaga lingkungan agar bisa mencegah penyakit ini. Baginya, kerja sama antar semua pihak merupakan kunci dalam menanggulangi penyakit DBD di NTT.
Saat ini kasus DBD yang sudah naik ini seperti di Kota Kupang, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, Sumba Barat Daya. Dia menyebut, kebiasaan orang untuk tidak menjaga lingkungan, menyebabkan terjadinya penyakit ini. (*)