Rabu, 20 Mei 2026

Berita Sikka

Bupati Robby Idong Periksa Pasukan Operasi Lilin Ranakah 2021 di Polres Sikka

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si atau sering disapa Bupati Robby Idong, Kamis, 23 Desember 2021

Tayang:
Penulis: Aris Ninu | Editor: Ferry Ndoen
PK/RIS
BUPATI-Bupati Sikka periksa pasukan Operasi Lilin Ranakah 2021 di Mapolres Sikka, Kamis, 23 Desember 2021 pagi. 

Bupati Robby Idong Periksa Pasukan Operasi Lilin Ranakah 2021 di Polres Sikka

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM / MAUMERE-Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si atau sering disapa Bupati Robby Idong, Kamis, 23 Desember 2021 pagi memeriksa langsung pasukan Operasi Lilin Ranakah 2021 di Lapangan Polres Sikka.

Pemeriksaan pasukan operasi saat apel ini mengangkat tema “Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2021 Kita Tingkatkan Sinergi Polri dengan Instansi Terkait Dalam Rangka Memberikan Rasa Aman dan N yaman pada Perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Bupati Robby yang bertindak selaku inspektur apel dan  Perwira Upacara Kabag Ops Polres Sikka,  AKP Darius Dore dan Komandan Upacara Kasat Lantas Polres Sikka, Iptu Diamond R. Bangun,S.T.K ketika apel juga menyematkan pita operasi kepada perwakilan peserta apel.

Dalam apel ini, Bupati Robby membacakan langsung amanat Kapolri.

Kapolri dalam amanatnya mengatakan, dalam operasi ini semua pihak harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang merayakan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Baca juga: Ini Daftar Nama Susunan Pemain Persis Solo Saat Hancurkan Persiba Balikpapan : Shulton Starter

“Perayaan hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Indonesia untuk melaksanakan kegiatan ibadah, berkumpul dan bersuka cita bersama dengan keluarga serta merayakan pergantian tahun di berbagai lokasi.

Hal ini tentunya akan meningkatkan mobilitas dan aktivitas masyarakat, sehingga berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas dan kamseltibcarlantas serta penyebaran pandemi Covid-19,” kata Kapolri.

dasar itu, lanjutnya, berdasarkan data Kemenhub RI, diprediksi sekitar 11 juta masyarakat akan melaksanakan mobilitas selama periode liburan Nataru.

Berkaca dari pengalaman periode Nataru tahun lalu, peningkatan mobilitas masyarakat menyebabkan penambahan kasus konfirmasi sebesar 125%, yaitu dari 6.437 kasus/hari pada tanggal 26 Desember 2020 menjadi 14.518 kasus/hari pada tanggal 30 Januari 2021.

Lonjakan kasus Covid-19 pada Nataru 2020 perlu kita jadikan pelajaran dalam rangka menghadapi Nataru tahun 2021 ini.  

“Pada pelaksanaan Nataru tahun ini kita perlu lebih berhati-hati, khususnya dalam mengantisipasi penyebaran varian Covid-19 jenis B.1.1.529 (Omicron) yang mengakibatkan lonjakan kasus di beberapa negara.

Varian Omicron yang memiliki kecepatan penyebaran 5 kali lebih cepat dari Varian Delta ini telah ditemukan di 103 negara dengan total 105.272 kasus, termasuk di Indonesia saat ini sebanyak 5 orang telah teridentifikasi tertular varian Omicron.

Dalam keterangan pers Presiden Joko Widodo terkait perkembangan masuknya varian Omicron di Indonesia, beliau mengingatkan bahwa sekarang yang harus kita lakukan adalah bersama-sama berupaya sekuat tenaga agar varian Omicron tidak meluas di Tanah Air.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved