Berita Internasional
Biro Meteorologi Australia Pantau Potensi Topan, Hari Natal di Darwin Bakal Basah dan Penuh Badai
Peramal senior Biro Meteorologi (BOM) Moses Raico mengatakan bahwa biro itu sedang memantau palung monsun yang kemungkinan akan terjadi
Biro Meteorologi Australia Pantau Potensi Topan, Hari Natal di Darwin Bakal Basah dan Penuh Badai
POS-KUPANG.COM, DARWIN - Biro Meteorologi (BOM) Australia memperkirakan Natal yang berawan dan basah di sekitar Top End, Australia Utara, dengan palung monsun potensial berkembang di laut utara yang berpeluang meningkat menjadi siklon tropis.
Peramal senior Biro Meteorologi (BOM) Moses Raico mengatakan bahwa biro itu sedang memantau palung monsun yang kemungkinan akan terjadi di atas Laut Arafura, Timor dan Banda dalam beberapa hari mendatang.
“Ini sepertinya kesempatan terbaik berikutnya untuk melihat sistem atau setidaknya palung berkembang,” katanya.
“Kami mengamati dengan cermat apa yang berkembang saat ini dan apa yang dikatakan oleh panduan kami kepada kami.
"Tapi, pada tahap ini, ada sedikit ketidakpastian tentang apa yang akan terjadi."
Moses Raico mengatakan, jika dan ketika palung monsun terbentuk, itu bisa mengarah ke Kimberley atau Top End barat beberapa saat setelah Natal.
Apakah sistem berubah menjadi topan, katanya, tergantung pada beberapa kemungkinan.
"Namun, dalam jangka panjang, itu benar-benar tergantung pada jalur mana sistem ini - jika memang berkembang - ke mana ia benar-benar berjalan," katanya.
“Jika tetap keluar dan menuju Kimberley, itu mungkin bertahan di atas air sedikit lebih lama, sehingga memiliki kapasitas untuk mengintensifkan lebih jauh.
“Tetapi, jika ia tidak memiliki banyak waktu di atas air, dan ia mungkin bergerak di atas bagian-bagian Top End barat laut.
"Kemungkinan itu berkembang menjadi topan mungkin tidak sebesar jika mengambil jalur yang lebih barat."
Apa arti cuaca bagi penduduk Territorian di Top End, katanya, adalah Hari Natal yang lembap dan merenung.
"Apa yang dapat kami katakan adalah bahwa kami mengharapkan ... peningkatan jumlah generasi awan dan hujan dan badai, dan kami mungkin melihat, secara umum, hari yang lebih mendung untuk Hari Natal di sekitar bagian Top End utara," katanya.
"Jadi, mungkin, suhu yang lebih dingin yang kita harapkan untuk Natal."
Saat ini BOM memperkirakan suhu maksimum 31 derajat di Darwin pada Hari Natal, dengan kemungkinan 95 persen hujan dan kemungkinan badai petir.
Di Alice Springs, BOM memprediksi hari dengan suhu 35 derajat, dengan sedikit kemungkinan hujan.
Sebelumnya, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Agung Sudiono Abadi mengimbau masyarakat tetap tenang, terkait berita yang beredar bahwa akan terjadi badai pada hari Sabtu dan Minggu mendatang.
"BMKG El Tari Kupang mengimbau untuk tetap tenang," kata Agung, Selasa 21 Desember 2021.
Di NTT
Sementara kemungkinan badai siklon tropis melanda NTT, Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Maria Seran mengatakan, BMKG sendiri sementara terus memantau perkembangan dinamika atmosfir dan lautnya.
"Dari hasil pemantauan tersebut, terdapat adanya suspect area yang diindikasikan akan muncul di Laut Arafura," jelas Maria.
Berdasarkan model numerical weather prediction (NWP) dalam 24 jam ke depan akan mulai terpantau adanya sirkulasi siklonik, namun demikian polanya masih cukup melebar.
Diperkirakan dalam 3 hari ke depan suspect area akan menguat cukup signifikan, diindikasikan dengan semakin menguatnya pola sirkulasi dan kecepatan angin.
Suspect area mempunyai kecenderungan bergerak ke arah barat daya ke selatan NTT atau di perairan utara Australia.
Potensi menjadi siklon tropis dalam 48-72 jam ke depan cukup tinggi berdasarkan data model NWP ini, namun kemungkinan berada di luar AoR (area of responsibility) Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta.
Peringatan dini terkait dampak hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi perlu di waspadai dalam beberapa hari ke depan terutama wilayah NTB, Maluku bagian selatan dan NTT.
Peringatan dini terkait dampak hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi perlu diwaspadai dalam beberapa hari ke depan terutama wilayah NTB, Maluku bagian selatan dan NTT.
Sumber: abc.net.au