Tips Sehat
Perbedaan Penyakit Gerd dan Asam Lambung, Kenali Faktor Utama Pemicunya
Gejala Penyakit Gerd dan Asam Lambung, Kenali Faktor Utama Pemicunya: Mual Muntah hingga Sesak
POS-KUPANG.COM - Masih banyak yang belum bisa membedakan antara penyakit Gerd dengan Maag. Hal itu tidak terlepas dari Gerd dan Maag dianggap sebagai penyakit yang sama.
Dalam hal ini Gerd dan Maag kerap diartikan sebagai kondisi gangguan dan keluhan akibat asam lambung.
Namun, benarkah kedua istilah ini adalah kondisi penyakit yang sama?
Keluhan dan gejala asam lambung dapat muncul ketika telah berlebihan produksinya di rongga lambung dan naik kerongkongan atau bahkan hingga ke rongga mulut.
Hal ini ditandai dengan perasaan panas seperti terbakar di ulu hati dan dada serta nyeri pada tenggorokan.
Baca juga: Kabar Buruk, Varian Terbaru Covid-19, Omicron Masuk Indonesia, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
Mulut juga akan terasa asam ketika cairan asam lambung telah menyentuh rongga mulut.
Keluhan sensasi seperti terbakar ini akan dialami selama beberapa jam dan bertambah buruk dengan posisi membungkuk, terbaring, atau pun setelah makan
Mengenai persoalan ini, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi Hepatologi RS Pondok Indah, dr Hasan Maulahela SpPD-KGEH menyatakan bahwa kedua istilah ini adalah kondisi penyakit yang berbeda.
Dalam bincang-bincang Sains Talk Kompas.com, Kamis 11 Juni 2012, dr Hasan menjelaskan bahwa mengenai asam lambung, secara normalnya menetap atau berada hanya di lambung saja.
Tetapi, bisa jadi disebabkan berbagai kondisi atau faktor pemicu membuat asam lambung tersebut bisa ke luar dari lambung dan naik ke kerongkongan.
Baca juga: Apa Itu Spinal Cord Injury yang Tewaskan Selebgram Laura Anna?Kenali Penyebab,Gejala & Pencegahannya
Kondisi naiknya asam lambung ke bagian kerongkongan atau esofagus seseorang tersebutlah yang disebut dengan Gerd.
"Gerd itu gastroesophageal reflux disease yaitu penyakit yang diakibatkan karena adanya refluks asam lambung di kerongkongan," kata dr Hasan.
Saat refluks asam lambung ini terjadi, sfingter (otot katup) esofagus tidak menutup dengan benar atau cukup erat, sehingga tidak dapat bekerja dengan baik.
Adapun gejala yang khas dari penyakit Gerd ini adalah sebagai berikut:
Baca juga: Sinusitis Dapat Berkembang Setelah Pilek, Flu, atau Reaksi Alergi, Ini Gejala Penyakitnya .
* Heartburn (Rasa panas di dada)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/sakit-lambung.jpg)