Berita Malaka
Angin Kencang Hantam Rumah Warga Laenmanen, Polisi Ambil Tindakan Cepat
dengan kerugian sekitar Rp 500.000. Korban Markus Lau mengalami kerusakan ringan dengan kerugian sekitar Rp 500.000.
Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong
POS-KUPANG.COM, BETUN--Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Malaka menyebabkan 5 rumah milik warga Desa Kapitan Meo, Kecamatan Laenmanen mengalami kerusakan.
Terhadap kerusakan rumah warga ini, jajaran Polsek Laenmanen bersama warga bergotong royong memberi pertolongan termasuk membantu membuatkan rumah darurat.
Kapolres Malaka, AKBP Rudy J Ledo melalui Kapolsek Laenmanen IPTU Benediktus Bau, menyampaikan hal ini kepada Pos-Kupang, Selasa 21 Desember 2021.
Dikatakan Benediktus, hujan disertai angin kencang terjadi di wilayah Laenmanen mengakibatkan beberapa unit rumah milik warga khususnya di Desa Kapitan Meo mengalami kerusakan.
Baca juga: Bupati Malaka Simon Nahak Realisasikan Janji Kampanye Pilkada
Bencana alam angin ini terjadi pada Senin 20 Desember 2021 menimpa 4 kepala keluarga (KK) yakni, rumah milik Arnoldus Taek Luan di Dusun Meotasain, Desa Kapitanmeo, Kecamatan Laenmanen.
Korban Arnoldus mengalami kerusakan cukup berat dengan taksasi kerugian mencapai Rp 20 juta. Selain itu, rumah milik Benediktus Botir mengalami rusak ringan dengan total kerugian sekitar Rp 1 juta.
Untuk rumah milik Ady Klau mengalami kerusakan ringan dengan kerugian sekitar Rp 500.000. Korban Markus Lau mengalami kerusakan ringan dengan kerugian sekitar Rp 500.000.
Dikatakan Arnoldus, terhadap kerusakan rumah tertimpa angin ini, dirinya bersama Bhabinkamtibmas Desa Kapitanmeo dan anggota Polsek Laenmanen, Babinsa, Kepala Desa Kapitanmeo dan masyarakat dusun Meotasain mengambil langkah cepat.
Baca juga: Kesan Bupati Malaka Terhadap Sosok Frans Lebu Raya
"Kami secara gotong royong membangun rumah darurat warga masyarakat yang tertimpa musibah hujan deras dan angin kencang yg terjadi pada hari Senin tanggal 20 Desember 2021. Saat ini kami masih terus bangun rumah darurat untuk para korban," katanya.
Kapolsek Arnoldus menambahkan, dalam kegiatan membangun rumah darurat akibat bencana alam itu, jajarannya memberikan bantuan atau sumbangan sukarela berupa seng dan paku yang diterima para korban.
"Turut menyaksikan Kepala Desa Kapitanmeo dan Babinsa serta masyarakat sekitarnya. Selama proses kegiatan gotong royong berjalan aman dan lancar," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/gotong-royong-bangun-rumah-darurat.jpg)