Berita Sikka

Takut Gempa Malam Hari Warga Pulau Kojadoi - Sikka Tidur di Bukit dan Perahu

Sampai sekarang ratusan warga Desa Kojadoi, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka masih merasa takut. Mereka takut lantaran masih trauma dengan kejadi

Penulis: Aris Ninu | Editor: Ferry Ndoen
ISTIMEWA
PERAHU-Warga Desa Kojadoi, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka tinggal di atas kapal karena takut gempa lagi. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM / MAUMERE-Sampai sekarang ratusan warga Desa Kojadoi, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka masih merasa takut. Mereka takut lantaran masih trauma dengan kejadian gempa dan tsuami 1992. Di mana pasca gempa mengguncang Pulau Flores, Selasa, 14 Desember 2021 siang warga masih takut dan hingga kini mengungsi di atas bukit dan tinggal di atas perahu.

“Warga saya sampai sekarang masih takut. Mereka pagi hari kembali ke rumah dan sore ke bukit serta perahu untuk tidur. Mereka naik ke atas bukit bawa terpal dan tikar tidur bersama keluarga karena takut ada gempa. Ada yang ke perahu lalu tidur di sana. Pagi harinya pulang ke rumah untuk beraktivitas malam hari tinggal rumah. Saya selaku kades sudah mengimbau tapi warga tetap masih takut dan mereka masih tinggal rumah pada malam. Kita sudah imbau kalau tidak gempa dan tsunami tapi masih saja tidak mau kembali ke rumah,” kata Kades Kojadoi , Hanawi saat dihubungi POS-KUPANG.COM di Maumere, Sabtu, 18 Desember 2021 sore.

Ia mengatakan, saat gempa tanggal 14 Desember 2021 warga sempat tinggal dan bermalam di atas bukit dan perahu. Mereka cukup trauma dan ketakutan.

Apalagi mereka kuatir ada gempa susulan.

Baca juga: Gramedia Maumere Sumbang Buku di SMK Nawa Cita Mego

“Memang saat ini sudah tidak ada gempa lagi tapi warga masih waspada. Mereka pagi datang ke rumah dan malam hari tinggal rumah. Ad juga yang malam hari pergimenginap di Pulau Besar yang ad di depan Pulau Kojadoi. Semua bawa anak, istri dan keluarga tinggal dan menginap di sana sampai pagi baru kembali ke rumah,” ujar Kades Hanawi.

Ia mengatakan, pihak desa akan terus memberikan imbauan kepada warga agar jangan panik tapi warga enggan kembali ke rumah pada malam hari.

Berita Sikka Lainnya :

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved