Senin, 4 Mei 2026

Laut China Selatan

Mantan PM Jepang Shinzo Abe Peringatkan China Soal Petualangan Militernya

Sengketa Laut China Selatan yang melibatkan China, Amerika Serikat, Australia dan negara-negara ASEAN memancing komentar mantan PM Jepang Shinzo Abe

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
AFP
Mantan perdana menteri Jepang, Shinzo Abe (atas, kiri) dan Yoshihide Suga (atas, kanan) menghadiri pertemuan luar biasa Diet di Tokyo pada 6 Desember 2021. 

“Komentar Abe secara terbuka menantang kedaulatan China dan memberikan dukungan berani kepada pasukan kemerdekaan Taiwan," ujar Hua dikutip oleh laporan berita.

Ketegangan atas Taiwan yang diklaim China telah meningkat ketika Xi berusaha menegaskan klaim kedaulatan negaranya atas pulau yang diperintah secara demokratis itu.

Pemerintahnya mengatakan menginginkan perdamaian tetapi akan membela diri jika diperlukan.

Dalam beberapa bulan terakhir, Taipei juga menuduh Beijing melakukan serangan berulang kali ke zona pertahanan udaranya.

Hal ini mendorong Taiwan untuk mengerahkan jetnya dan memperingatkan China agar tidak melakukan lebih banyak pelanggaran.

Dukungan untuk Taiwan

Dalam pesannya pada hari Selasa, Abe menyatakan dukungannya untuk partisipasi Taiwan dalam pakta perdagangan regional yang disebut Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Amerika Serikat, Jepang, dan negara-negara lain yang berpikiran sama harus bekerja keras untuk membawa Taiwan ke organisasi internasional yang memiliki relevansi universal. WHO berada di urutan teratas,” kata Abe.

Taiwan adalah salah satu masalah paling sensitif di China. Beijing tidak pernah meninggalkan penggunaan kekuatan untuk menguasai Taiwan.

China menganggap pulau itu sebagai salah satu provinsinya tanpa hak kedaulatan.

Sebaliknya Taiwan mengatakan hanya pemerintahannya yang terpilih yang dapat mewakili rakyat Taiwan di panggung dunia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mantan PM Jepang Shinzo Abe: Petualangan Militer China Bisa Jadi Tindakan Bunuh Diri

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved