Berita Manggarai Barat
BIN RI Gandeng Pemkab Mabar Gelar Vaksinasi Massal, Masyarakat Desa Nggorang Ucap Terima Kasih
BIN RI Gandeng Pemkab Mabar Gelar Vaksinasi Massal, Masyarakat Desa Nggorang Ucap Terima Kasih
Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana
POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Masyarakat Desa Nggorang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), mengucapkan terima kasih kepada Badan Intelijen Negara (BIN) RI, Senin 6 Desember 2021.
BIN RI menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar menggelar vaksinasi massal di Pasar Nggorang Desa Nggorang, Kabupaten Mabar.
Kegiatan yang menerapkan protokol kesehatan dengan ketat itu melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Mabar, Puskesmas Labuan Bajo, aparatur pemerintah Desa Nggorang dan aparat keamanan.
"Kami sangat berterima kasih banyak kepada BIN karena vaksinasi yang diselenggarakan kepada masyarakat ini. Harapannya masyarakat sehat dan terhindar dari penyakit (Covid-19)," kata seorang warga Nggorang, Erik Darwis (28), usai menjalani vaksinasi.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Nggorang, Abubakar Sidik. Ia berterima kasih atas inisiatif BIN RI menggelar vaksinasi massal baik vaksinasi dosis satu dan vaksinasi dosis kedua.
Abubakar Sidik menjelaskan, beberapa waktu lalu lebih dari 400 warganya telah menjalani vaksinasi massal dosis satu.
"Kami sangat berterima kasih kepada BIN untuk menyelesaikan vaksin dosis kedua dan vaksin dosis pertama juga ada. Adanya kehadiran BIN kami masyarakat Nggorang merasa puas sehingga masyarakat hampir semua hadir," katanya.
Diakuinya, vaksinasi massal yang dilakukan meningkatkan jumlah masyarakat di desa, sehingga dengan kekebalan kelompok (herd immunity) dapat melawan pandemi Covid-19.
"Untuk kehadiran BIN, saya selaku pemerintah desa mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih," katanya.
"Harapan untuk masyarakat dengan vaksinasi yang dilakukan ini, penyakit yang saat ini tengah Berkembang dan mewabah akan semakin berkurang," jelasnya.
Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Mabar, Paskalina Kusumawati, mengaku bersyukur karena ada banyak pihak yang membantu percepatan vaksinasi di kabupaten itu.
Paskalina menyebut, hingga saat ini warga Manggarai Barat yang sudah divaksin mencapai 76,9 persen.
"Memang kita masih rendah di kategori sasaran remaja. Itu karena vaksinnya belum tersedia. Tetapi pemerintah berupaya untuk mendatangkan vaksin," katanya.
Meski demikian kata dia, pemerintah rutin melakukan advokasi. Harapannya, minggu depan, pihaknya bisa menyelenggarakan pekan imunisasi remaja usia 12-17 tahun di seluruh Kabupaten Manggarai Barat.