Berita Kota Kupang
Buka Konferda III GAMKI NTT Viktor Laiskodat Sebut Dirinya Tidak Tertarik Pada Perbedaan Politik
Buka Konferda III GAMKI NTT Viktor Laiskodat Sebut Dirinya Tidak Tertarik Pada Perbedaan Politik
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Gubernur NTT , Viktor Bungtilu Laiskodat membuka kegiatan Konferensi Daerah (Konferda) III Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia ( GAMKI) NTT.
Salah satu agenda dalam Konferda ini adalah pemilihan Ketua DPD GAMKI NTT untuk masa bhakti tiga tahun mendatang.
Pantauan POS-KUPANG.COM, Konferda III GAMKI NTT ini berlangsung di Gereja GMIT Hosana Sungkaen, Kota Kupang, Jumat 3 Desember 2021.
Kehadiran Gubernur NTT ini disambut Ketua DPD GAMKI NTT, Emi J. Nomleni, Sekretaris, Paul Bolla, Bendahara, Gadi Buli dan beberapa pengurus diantaranya, Pdt. Yahya Millu dan lainnya. Nampak hadir tokoh masyarakat, Ir. Esthon Foenay,M.Si, Mantan Ketua GAMKI NTT, Dr. Rodiallek Pollo.
Viktor disambut juga secara natoni oleh jemaat setempat dan pengalungan motif tenun ikat.
Ketika tampil memberikan sambutan, Viktor mengatakan, dirinya tidak tertarik pada perbedaan-perbedaaan politik.
"Saya tidak tertarik pada perbedaan politik. Karena itu saya tidak dendam pada orang. Tapi kalau berbeda dan membuat pembangunan terhambat, maka saya di depan," kata Viktor.
Dijelaskan, dirinya baru pertama mengikuti acara di GAMKI. "Dalam catatan saya gerakan- gerakan muda selalu punya tujuan mulia dan selalu berulang.
Saya sudah terbang di badai besar, ketika saya datang di badai kecil tidak ingat orang bilang badai tapi saya bilang angin sepoi-sepoi," kata Viktor.
Menurut Viktor, banyak orang bertanya apakah NTT terus menjadi beban nasional. "Apabila bertanya saya, saya akan katakan NTT akan keluar kondisi itu. Pertanyaan kenapa masih miskin, kita semua punya peran untuk mengatasi kondisi tersebut," katanya.
Saat itu Viktor juga memberi dorongan kepada GAMKI untuk ikut serta berpartisipasi membangun masyarakat NTT bersama Pemerintah.
"Setiap anggota GAMKI minimal harus bisa turut berkoneksi dengan sektor pembangunan NTT. Harus bisa berjejaring dengan masyarakat dan juga Pemerintah. Saya yakin GAMKI ini punya kemampuan untuk itu sehingga bisa ada sumbangsih pikiran dan kinerja juga bagi masyarakat NTT," kata Viktor.
Menurut Viktor, Provinsi NTT memiliki kekayaan yang melimpah dan jauh melampaui provinsi lain.
Namun, kekurangannya bahwa selama ini tidak membangun fokus pada kekuatan - kekuatan yang ada.
"Kita kurang berdiskusi untuk bangun local resources based. Keunggulan-keunggulan kita misalnya peternakan, pertanian, pariwisata, perikanan dan lain lain," katanya.