Berita Belu
Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, KPP Pratama Atambua Gelar Serangkaian Kegiatan
Selanjutnya, pegawai KPP Pratama Atambua langsung menuju ke SMAK Suria Atambua untuk memberikan edukasi anti korupsi kepada siswa-siswi SMA.
Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, KPP Pratama Atambua Gelar Serangkaian Kegiatan
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Atambua memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) dengan menyelenggarakan serangkaian kegiatan di Kota Atambua, Kamis 2 Desember 2021.
Pada pagi hari pukul 06.00-07.00 WITA, pegawai KPP Pratama Atambua membagikan cokelat dan stiker anti korupsi kepada pengendara yang lewat.
Pegawai juga menyampaikan pesan “Selamat Hari Anti Korupsi Sedunia” kepada para pengendara.
Selanjutnya, pegawai KPP Pratama Atambua langsung menuju ke SMAK Suria Atambua untuk memberikan edukasi anti korupsi kepada siswa-siswi SMA.
Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk mengajak anak-anak muda agar memahami dan memiliki sifat Anti Korupsi yang tidak hanya hari ini, juga untuk nantinya karenanya mereka adalah anak-anak penerus bangsa ini.
Kepala KPP Pratama Atambua, Irawan Eko Saputro, saat membuka kegiatan menyampaikan pentingnya pendidikan anti korupsi perlu diajarkan sejak dini kepada para generasi muda.
"KPP Pratama Atambua selalu mendukung upaya pembangunan kesadaran seluruh elemen dalam budaya anti korupsi," ujar Irawan.
Antusiasme yang tinggi terlihat dari para peserta dalam mengikuti kegiatan ini.
Salah satu peserta, Indah Usfahik murid kelas XI Alam 1, menyampaikan contoh korupsi.
“Contohnya foto kopi modul pelajaran dari sekolah harganya 15 ribu, namun mengatakan ke orang tua kalau harganya 20 ribu,” tutur Indah.
Pada peringatan Hakordia tahun ini, KPP Pratama Atambua mengangkat tema, “Pulihkan Negeri saat Pandemi, Perkuat Pajak tanpa korupsi”.
Tema ini sesuai dengan apa yang terjadi, pandemi yang melanda negeri ini sangat merugikan banyak sektor dan perlu untuk dipulihkan.
Salah satu instrumen untuk memulihkannya adalah dengan memperkuat sektor perpajakan.
Tak lupa juga, kegiatan ini tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku dengan tetap menggunakan masker dan mengurangi kontak langsung antara pemateri dan peserta.