Berita Belu
Sekda Belu, Johanes Andes Prihatin: Mengubah Infrastuktur Lebih Mudah dari Perilaku
petunjuk bagi pemerintah untuk mensukseskan progam pencegahan stunting karena masih ada dua pekerjaan besar yang harus dilakukan
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas
POS KUPANG. COM, ATAMBUA--Sekretaris Daerah Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin, SE, M.Si membuka Sosialisasi Perbup Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Gesi dan Raodmap STBM bertempat di Aula Hotel Nusantara 2 Atambua, Rabu 1 Desember 2021.
Dalam sambutannya, Sekda Belu mengatakan, hal penting dalam program STBM adalah perubahan perilaku. Mengubah perilaku itu paling sulit dibandingkan mengubah penampilan, fisik dan infrastruktur.
"Yang paling sulit berubah adalah perilaku, kalau penampilan, fisik, infrastruktur gampang dirubah", kata JAP, sapaan Sekda Belu.
Mengubah perilaku membutuhkan waktu yang tidak singkat dan dibutuhkan kerja sama lintas sektor guna mendorong masyarakat untuk melakukan perubahan.
Baca juga: Harapan Bupati Belu Untuk Pos Kupang di Hari Ulang Tahun ke-29
Dihadapan peserta, JAP mengatakan, kampanye STBM sudah dilaksanakan sejak lama dan hampir semua desa kelurahan di Kabupaten Belu telah mendeklarasikan STBM. Diharapkan masyarakat konsisten menerapkan lima pilar STBM yang sudah dideklarasikan itu.
"Pesan saya, kalau sudah deklarasi jangan hanya sebatas jargon tetapi diikuti dengan perubahan perilaku. Itu hal yang utama", pintanya.
Pemerintah boleh saja menyediakan infrastruktur yang baik namun jika tidak didukung dengan perubahan perilaku maka tidak mungkin berhasil.
“Jika infrastruktur yang baik tetapi tidak didukung dengan perilaku yang baik maka ini tidak mungkin berhasil,” ujarnya.
Pimpinan Yayasan Pijar Timur Indonesia (YPTI), Vinsensius Kia Beda menyampaikan, saat ini Kabupaten Belu sedang menuju pada Deklarasi Kabupaten STBM dengan menyisakan dua desa dan satu kelurahan yang belum melakukan deklarasi STBM.
Baca juga: Update Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini 30 November 2021, Klaim di Garena Segera Sebelum Kadaluarsa
Vinsen mengucapkan terima kasih kepada pemimpin daerah yang telah membuat regulasi tentang STBM Gesi dan Roadmap STBM.
Roadmap STBM sebagai petunjuk bagi pemerintah untuk mensukseskan progam pencegahan stunting karena masih ada dua pekerjaan besar yang harus dilakukan yakni, layanan air bersih dan perbaikan sanitasi di samping layanan imunisasi dan asupan gizi.
Peserta sosialisasi adalah para pimpinan OPD, camat, kepala puskesmas dan kelompok penyandang disabilitas. Hadir juga Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Belu, Rinawati B.R Perangin. (*)