Berita Nagekeo

Enam Jabatan Eselon II Belum Terisi, Pemda Nagekeo Lelang Jabatan Secara Terbuka

Enam Jabatan Eselon II Belum Terisi, Pemda Nagekeo Lelang Jabatan Secara Terbuka

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Para ASN mengikuti kegiatan pembukaan uji kompetensi bidang di Aula Setda Nagekeo, Rabu 1 Desember 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, MBAY-Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo melelang jabatan eselon II secara terbuka. Lelang jabatan secara terbuka tersebut dilakukan untuk mengisi enam kursi jabatan eselon dua yang selama ini belum terisi.

Enam jabatan eselon dua yang dilelang yaitu Dinas Lingkungan Hidup, BK-Diklat, Dinas Pendidikan, Bapelitbang, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Dinas Pariwisata.

Sebanyak 22 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) eselon tiga yang ada di lingkungan Pemda Nagekeo ikut berkompetisi dalam proses seleksi tersebut. Mereka akan mengikuti uji kompetensi bidang bagi di Aula Setda Nagekeo pada, Rabu 1 Desember 2021.

Dalam sambutannya sebelum membuka kegiatan uji kompetensi bidang, Sekda Nagekeo Lukas Mere mengatakan bahwa, pemerintah Kabupaten Nagekeo memberikan kesempatan secara terbuka kepada pejabat eselon 3 untuk bersaing dalam perebutan jabatan eselon dua tersebut.

Hal tersebut sesuai dengan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil yang didasarkan pada kualifikasi, kompetensi dan kinerja.

Lukas Mere yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Seleksi itu menjelaskan bahwa, lelang jabatan merupakan langkah kongkrit yang diambil pemerintah sebagai wujud implementasi visi dan misi Bupati Johanes Don Bosco Do dan Wakil Bupati Marianus Waja dalam meningkatkan SDM ASN.

Lelang tersebut dilakukan untuk memperhatikan tiga aspek seperti IQ, EQ, dan SQ dari peserta untuk mendapatkan calon pemimpin yang mampu melayani masyarakat.

"Jadi dia tidak terpeta pada diskriminasi kepentingan sesaat tapi bisa melayani semua manusia seluruh rakyat, untuk menuju perubahan," ungkapnya.

Sementara itu, Asisten 3 Setda Nagekeo Agus Fernandes dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa, proses seleksi dalam lelang jabatan ini dilaksanakan dalam beberapa tahap yakni seleksi administrasi, penilaian rekam jejak peserta, seleksi kompetensi bidang oleh panitia seleksi, dan seleksi kompetensi menejerial kultur sosial oleh tim assesor.

"Seleksi administrasi sudah dilaksanakan pada tanggal 11 november 2021 lalu, peserta yang lolos berhak mengikuti seleksi selanjutnya" ungkap Agus.

Agus menjelaskan, peserta nantinya akan diuji para penguji antara lain Sekda Nagekeo Lukas Mere, Asisten Administrasi Umum Agus Fernandes, Dosen STPM Ende Yulita Eme, dan Dosen Universitas Flores Christiana Sri Murni.

Agus menerangkan, seleksi kompetensi bidang dilaksanakan selama empat hari mulai dari hari ini hingga berakhir pada tanggal 4 Desember 2021 dengan jumlah peserta 8 orang per hari.

Dijelaskan Agus, pelaksanaan seleksi kompetensi bidang meliputi penilaian makalah dengan bobot 20 persen dan presentase makalah serta wawancara dengan bobot nilai 35 persen.

Sedangkan penilaian untuk seleksi kompetensi menejerial sosial kultur dengan bobot 35 persen dengan waktunya akan dilaksanakan setelah kompetensi bidang.

"Jadi setelah kegiatan seleksi, panitia seleksi yang dibantu oleh sekretariat panitia akan menyusun hasil seleksi dan menyampaikan ke Komisi ASN dan Pejabat Pembina Kepegawaian," terangnya. (*)

Baca Berita Nagekeo Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved