Satgas Pamtas RI-RDTL dan Warga Perbatasan Negara Galakkan Program Reboisasi
Jajaran Satgas Pamtas RI RDTL Yonif 743/PSY khususnya di Pos Laktutus, bersama warga Perbat
Penulis: Edy Hayong | Editor: Ferry Ndoen
Satgas Pamtas RI-RDTL dan Warga Perbatasan Negara Galakkan Program Reboisasi
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong
POS-KUPANG.COM I BETUN--Jajaran Satgas Pamtas RI RDTL Yonif 743/PSY khususnya di Pos Laktutus, bersama warga Perbatasan menggalakkan program reboisasi hutan.
Kolaborasi ini ditunjukkan dengan penanaman anakan pohon di Desa Fohoeka, Kecamatan Nanaet Duabesi, Belu, lokasi tanah longsor area jalan raya yang menghubungkan Desa Nanaet dengan Fohoeka.
Mengutip rilis berita dari Satgas Pamtas RI-RDTL yang dikirim ke Pos-Kupang, Sabtu (27/11/2021) ditulis bahwa kegiatan ini melibatkan unsur terkait lainnya.
Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 743/PSY Pos Laktutus melibatkan juga tokoh masyarakat, tokoh agama, untuk reboisasi penanaman pohon di sepanjang jalan raya tersebut. Longsoran ini menyebabkan ruas jalan ke kedua desa itu rusak berat.
Baca juga: Bethesda Yakkum Cabang Belu Gelar Workshop Optimalisasi Layanan ARV Bagi ODHA
Adapun bibit pohon yang ditanam diantaranya bibit pohon jati dan mahoni.
Dansatgas Pamtas Yonif 743/PSY, Letkol (Inf) Andi Lulianto menegaskan bahwa kegiatan reboisasi yang dilakukan ini untuk melestarikan hutan dan mencegah terjadinya longsoran lagi dikemudian hari.
"Oleh karena itu kami dari Satgas Pamtas membantu Pemda dan institusi terkait berada di Desa Fohoeka, Kecamatan Nanet Dubesi serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan program penghijauan," tutur Dansatgas.
Ditambahkannya, dengan menanam kembali lahan dan pohon, diharapkan dapat membantu mengurangi kelongsoran dan lahan menjadi hiijau kembali serta terpelihara dengan baik keasrianya.
Baca juga: Ayo saksikan, Adu Ketajaman Bomber Singo Arema Fc Carlos Fortes vs Striker Persib Bandung Wander
Sementara itu, Vincet Mau, ST, MT selaku Camat Nanaet Duabesi, mengatakan, penanaman pohon ini sangat tepat dilakukan, karena sudah banyaknya lahan yang longsor.
Dirinya mengajak semua warga untuk mendukung kegiatan ini. Teruslah menanam dengan menambah jumlah tanaman untuk di tanam di lahan yang rawan longsor.
Pater Christo selaku Tokoh Agama juga berterima kasih juga atas bantuan dari jajaran TNI khususnya Satgas Yonif 743/PSY Pamtas RI-RDTL atas kegiatan yang sangat mulia ini.
"Kehadiran TNI ini sangat membantu warga dalam hal penanaman anakan di area longsoran. Ini sangat membantu umat bisa lancar pergi beribadah karena jalan akses menghubungkan Desa Nanaet menuju Desa Fohoeka kedepan tidak akan longsor lagi," katanya.
Dankipur III Lettu (Inf) Andri S meminta Danpos Laktutus, Letda (Inf) Kusmayadi untuk terus lanjutkan kegiatan reboisasi bersama warga. Tetap berkolaborasi dengan warga juga tokoh-tokoh setempat dalam menjaga kedaulatan NKRI di perbatasan RI-RDTL.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/satgas-pamtas-ri-rdtl-dan-warga-perbatasan-nega.jpg)