Breaking News:

Berita Malaka

Wakil Bupati Belu Panen Padi Demfarm BPTP NTT

inovasi teknologi yang sudah dipraktekan dan yang telah memberikan hasil yang meningkat dapat terus digunakan di musim tanam selanjutnya. 

Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
Dok. BPTP NTT.
Wabup Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM  panen padi di lahan kelompok tani Tunas Harapan Desa Leuntolu Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Kamis 25 November 2021  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM, BETUN--Wakil Bupati (Wabup) Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM melakukan panen padi dan temu lapang kegiatan Demfarm Pengembangan VUB Padi Khusus dan VUB Padi Spesifik Lokasi di lahan kelompok tani Tunas Harapan Desa Leuntolu Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Kamis 25 November 2021. 

Kegiatan Demfarm Padi ini merupakan salah satu dari tiga kegiatan yang sama, yang tersebar pada empat kabupaten, yaitu Manggarai Barat, Sumba Tengah, TTS, dan Belu.

Mengutip rilis berita dari BPTP NTT yang dikirim ke Pos-Kupang, Jumat (26/11/2021) dituliskan bahwa 
kegiatan Demfarm di Kabupaten Belu dilakukan pada dua lokasi, yaitu di Desa Tohe Kecamatan Raihat dan Desa Leuntolu Kecamatan Raimanuk. 

Di Desa Tohe dikembangkan varietas Inpari 24 seluas 1 ha, dan Inpari 42 seluas 2 ha. Di Desa Leuntolu dikembangkan varietas Inpari IR Nutrizinc seluas 4 ha, Inpari 24 seluas 1 ha, Inpari 42 dan Inpari 43 masing-masing seluas 2 ha, dan varietas Situbagendit seluas 1 ha.

 Hasil ubinan Inpari 24 sebesar 4,63 ton/ha, dan Inpari IR Nutrizinc 5,6 ton/ha.

Baca juga: Berkas Dinyatakan P-21, Kabag Tatapem Malaka dan BB Diserahkan ke Kejari

Kepala BPTP NTT Dr Aser Rouw yang diwakili oleh Koordinator Perencanaan Program dan Evaluasi BPTP NTT, Dr. Bernard deRosari menyampaikan terimakasih kepada Pemda Belu, Dinas Pertanian sampai BPP dan PPL yang telah bersama-sama mendiseminasikan inovasi pertanian kepada petani. 

Inovasi yang didiseminasikan yaitu pengolahan lahan sempurna, varietas unggul, umur bibit muda, tata tanam jarwo 2:1, pemupukan berimbang dan pengendalian hama terpadu. 

Diharapkan inovasi teknologi yang sudah dipraktekan dan yang telah memberikan hasil yang meningkat dapat terus digunakan di musim tanam selanjutnya. 

Wabup Aloysius Haleserens memberikan apresiasi kepada BPTP NTT yang terus menerus bersama petani, juga sekaligus membantu Pemda Belu dalam meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan petani di Belu. 

Baca juga: Ini yang Dilakukan Polsek Malaka Tengah Menjadi Urutan Pertama Penggerak Warga untuk Vaksinasi

Wabup Aloysius juga memberikan motivasi dan dorongan kepada petani untuk terus berusaha.

“Jangan ada lahan yang tidak dikerjakan. Apabila ada lahan yang tidak dikerjakan sampaikan kepada saya, untuk kita kerjakan. Raimanuk merupakan salah satu wilayah sentral produksi pertanian di Belu. Jadi jika ada kelaparan di Raimanuk maka saya tidak tahu mau bilang apa” tegas Wabup Aloysius.

Dalam kesempatan itu juga diserahkan benih padi VUB Inpari IR Nutrizinc, Inpari 42, dan Inpari 43 oleh penanggung jawab kegiatan Ir. Ana Bire, M.Sc. 

Hadir pada kesempatan panen dan temu lapang, Kepala Dinas Pertanian Belu, Gela R. Rade, SPt; Camat Raimanuk, Kepala Desa Leuntolu, Koordinator BPP Raimanuk, PPL sekecamatan Raimanuk, kelompok tani Tunas Harapan Leuntolu, dan petani lainnya. (*)

Betita Malaka Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved