Breaking News:

Berita Malaka

Ini yang Dilakukan Polsek Malaka Tengah Menjadi Urutan Pertama Penggerak Warga untuk Vaksinasi

Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Malaka Tengah, wilayah hukum  Polres Malaka menempati urutan pertama dalam hal  menggerakkan warga mengikuti Vaksin

Penulis: Edy Hayong | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Kapolsek Malaka Tengah IPTU I Wayan Budiasa, SH 

Polsek Malaka Tengah Urutan Pertama Penggerak Warga untuk Vaksinasi

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM I BETUN---Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Malaka Tengah, wilayah hukum  Polres Malaka menempati urutan pertama dalam hal  menggerakkan warga mengikuti Vaksinasi Covid-19.

Hal ini terbukti setiap kali digelar kegiatan vaksinasi massal terjadi peningkatan jumlah yang hadir setiap hari, berkat sosialisasi yang gencar dilakukan jajaran Polsek ini.

Kapolres Malaka AKBP Rudy Junus Jacob Ledo,SH,.S,.IK. melalui Kapolsek Malaka Tengah IPTU I Wayan Budiasa, SH, kepada Wartawan di Betun, Selasa (23/11/2021) berterima kasih atas penilaian dari pimpinan atas.

Menurutnya, apa yang dilakukan ini sebagai bentuk tanggung jawab moril kepada warga khususnya di Malaka Tengah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Baca juga: Belum Ada Informasi Penetapan Ketua DPD Partai Demokrat NTT

"Kami  apresiasi kepada warga  Kecamatan Malaka Tengah yang antusias dalam mengikuti kegiatan vaksinasi massal. Ini membuktikan warga sudah sadar soal pentingnya vaksinasi dalam upaya menjaga imunitas tubuh," jelas Wayan.

Dirinya mengakui capaian vaksin di Malaka Tengah belum mencapai target tetapi ini tidak melunturkan semangat jajaran untuk terus sosialisasi dan mengajak warga untuk datang mengikuti vaksinasi.

"Kalau data sementara sudah sekitar 9.000-an orang divaksin. Kami sangat berharap semua besinergi baik tingkat kecamatan hingga ke desa-desa untuk terus imbau warga ikut vaksin," pesan Wayan.

Mantan Kapolsek Malaka Barat ini mengimbau kepada  seluruh masyarakat di Kecamatan Malaka Tengah  yang belum divaksin untuk hadir dalam kegiatan vaksinasi Covid-19 pada setiap kesempatan.

Kegiatan  vaksin gratis dan tidak dipungut biaya. Dirinya mengimbau warga jangan takut divaksin dan jangan terpengaruh dengan informasi menyesatkan di media sosial yang menyatakan bahwa  vaksin berbahaya.

"Tidak ada vaksin berbahaya. Jangan percaya informasi hoax. Tanyakan pada petugas kesehatan atau aparat kepolisian atau TNI soal vaksin jika masih ragu-ragu," pintanya.(*)

Berita Malaka Lainnya :

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved