Breaking News:

Berita Kota Kupang

Pemkot Kupang Bakal Terapkan PPKM Level 1, Warga Diminta Disiplin

Desember nanti capaian vaksinasi khusus dosis kedua bisa mencapai 70 persen sehingga kota Kupang bisa dikatakan telah terbentuk herd  immunit

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Wakil Walikota Kupang, dr. Hermanus Man, nyatakan masih 12 kelurahan terkonfirmasi positif Covid-19 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG--Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang resmi menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM ) Level I di Kota Kupang, terhitung mulai 24 November hingga dua minggu ke depan, namun warga diminta untuk tidak euforia dan tetap disiplin dengan ketentuan yang ada.

Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Kupang, dr Hermanus Man, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu 24 November 2021 siang.

Herman Man menjelaskan, PPKM level I di Kota Kupang, tentunya karena kedisiplinan semua pihak termasuk warga masyarakat Kota Kupang sendiri.

"Karena ada dua kategori atau indikator yang dipakai untuk penurunan status level PPKM  di suatu daerah yaitu perkembangan kasus covid-19 yang menurun dari waktu ke waktu, dan kasus tertinggi di suatu Kelurahan hanya 3 kasus," ungkapnya.

Selain itu, capaian vaksinasi di Kota Kupang yang sudah sangat baik. Dimana capaian vaksinasi dosi pertama mencapai 85 persen, dosis ke dua mencapai 61,29 persen.

Baca juga: Kejari Kota Kupang Gerak Cepat Amankan Aset Pemkot

"Saya berharap sampai dengan Desember nanti capaian vaksinasi khusus dosis kedua bisa mencapai 70 persen sehingga kota Kupang bisa dikatakan telah terbentuk herd  immunity," ungkapnya.

Menurut Herman Man, yang berbeda dari PPKM level I, yaitu semua kegiatan di dalam ruangan tetap dibatasi hanya 50 persen, tetapi untuk kegiatan ibadah diberikan ruang dengan kapasitas 75 persen.

Selain itu, aktivitas ekonomi diberikan kesempatan sampai pukul 22. 00 Wita.  Khusus untuk acara pesta, juga diberikan tambahan kapasitas tamu undangan sebesar 75 persen, tetapi harus diingat bahwa tidak ada kegiatan makan di tempat atau prasmanan.

Kondisi ini, kata Herman Man, akan terus dipantau oleh pemerintah Kota Kupang, jika nantinya pada tanggal 20 Desember mendatang, sesuai dengan instruksi Menteri Dalam Negeri,  bahwa semua daerah diwajibkan untuk penerapan PPKM level III, maka akan disesuaikan.

Baca juga: RSUD S. K Lerik dan 11 Puskesmas di Kota Kupang Perkuat Sinergitas

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved