Breaking News:

30 Rumah Warga Oepura Rata Tanah Dalam Sekejap

Operator eksavator mengarahkan bucket pada setiap rumah, mulai dari pertigaan di depan Pustu Oepura. Dalam sekejap, rumah sudah rata tanah.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Eksavator merubuhkan rumah warga di Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Selasa 23 November 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pengadilan Negeri Kupang mengeksekusi sekitar 30 rumah warga di Jalan Sukun, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa 23 November 2021.

Dua eksavator menggusur rumah permanen, semi permanen dan rumah sederhana. Penggusuran dimulai pukul 10.00 Wita.

Operator eksavator mengarahkan bucket pada setiap rumah, mulai dari pertigaan di depan Puskesmas Pembantu (Pustu) Oepura. Dalam sekejap, rumah sudah rata tanah.

Baca juga: Fakta Fakta Penemuan Mayat Ibu dan Anak di Kota Kupang, Sang Kakak Duga Korban Dijemput Mantan Pacar

Barang-barang milik warga berserakan di lokasi penggusuran. Jaringan listrik di wilayah itu putus. Petugas PLN berjibaku memperbaiki instalasi listrik.

Warga korban penggusuran mengungsi ke rumah anggota keluarga dan tetangga. Ada juga yang terpaksa membuat bangunan darurat di sekitar rumah warga yang tidak terkena gusur.

Operator eksavator menyisahkan kayu salib dan gambar Yesus yang menempel pada dinding rumah. Kayu salib berdiri di depan rumah keluarga Funay.

Baca juga: Puluhan Rumah di Kelurahan Oepura Kota Kupang  Digusur

Saksi mata Thom Natonis menyebut ada sekitar 30 rumah yang digusur. Ada sekitar lima rumah semi permanen.

Menurutnya, penggusuran itu akibat adanya persoalan tanah yang disengketakan oleh keluarga Tabelak.

Dia membenarkan operator eksavator tidak menggusur salib dan gambar Yesus.

"Saat alat berat menuju rumah yang ada kayu salib dan gambar Yesus, saya sempat menangis. Kemudian banyak yang tanya kepada operator dan petugas mengapa tidak menggusur kayu salib dan tembok yang ada gambar Yesus," ujar Thom saat ditemui di lokasi penggusuran, Selasa sore.

Baca juga: Potret Adik Veronica Tan Beredar, Wajah Cantiknya Bak Pinang Dibelah Dua dengan eks Istri Ahok BTP

Pemilik rumah makan mengatakan, sejak beberapa hari lalu mereka sudah diberitahu oleh Lurah Oepura bahwa akan terjadi penggusuran. Penggusuran rumah dikawal polisi. *

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved