Rabu, 20 Mei 2026

Berita Sikka

Pemukiman Jadi Kolam,  Warga Waioti Sikka Panik

banjir menggenangi puluhan rumah warga Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Minggu, 21 November 2021

Tayang:
Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
Banjir di Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM, MAUMERE-Akibat intensitas hujan yang tinggi sejak Sabtu, 20 November 2021 malam hingga pagi hari, Minggu, 21 November 2021 menyebabkan banjir menggenangi puluhan rumah warga Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Minggu, 21 November 2021.

Peristiwa itu membuat warga setempat panik lantaran rumahnya terendam air setinggi lutut orang dewasa. Bahkan air membuat pemukiman warga seperti kolam dan danau yang tergenang air.

Ketua RT 08, Nikolaus Ago mengatakan, peristiwa banjir sering terjadi di daerah itu apabila hujan deras.

"Salah satu cara yang harus dilakukan adalah merenovasi saluran. Kalau tidak sasarannya akan jadi seperti ini setiap tahunnya", ujarnya kepada POS-KUPANG.COM di Waioti, Minggu, 21 November 2021 pagi.

Baca juga: Banjir di Waioti, Warga Rugi Jutaan Rupiah Hingga Kesehatan Terancam

Ia mengatakan, Pemerintah Daerah Sikka harus segera meronovasi saluran air sehingga dapat meminimalisir dampak banjir yang rutin terjadi setiap tahun.

Nikolaus melanjutkan, dampak banjir juga mengarah kepada kesehatan masyarakat, salah satunya wabah demam berdarah. "Genangan air ini bisa jadi sarang nyamuk. Warga juga sering sakit,"  tandasnya

Ibu Mince, salah seorang warga Waioti berharap ada upaya antisipasi kedepannya. Apabila hujan, lanjut dia, perabot rumah tangga pun rawan rusak. "Barang-barang bisa rusak dan kamu tidak bisa memasak," tukasnya.

Banjir setinggi lutut orang dewasa yang mengepung pemukiman warga tampak membuat semua orang keluar dari dalam rumah.

Ada warga yang mengamankan barang dan naik di atas jendela rumah. Semua tampak panik dan hanya bisa pasrah menghadapi derasnya air. Aktivitas warga lumpuh dan warga hanya bisa menunggu hujan reda.(*)

Baca Berita Sikka Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved