Kamis, 21 Mei 2026

DPRD TTU Kunjungan Kerja di Manggarai Timur Studi Tiru Pinjaman Daerah

Tarsisius berharap agar dalam diskusi terkait pinjaman daerah dapat menghasilkan hal yang baik sesuai harapan dari Pemerintah dan DPRD Kabupaten TTU

Tayang:
Penulis: Robert Ropo | Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/Robert Ropo
KUNKER DPRD TTU - Pimpinan dan anggota DPRD TTU sedang melakukan Kunker di Manggarai Timur untuk studi tiru terkait skema pinjaman daerah yang dilakukan oleh Pemda bersama DPRD Manggarai Timur, Selasa 19 Maret 2026. 

Ringkasan Berita:- DPRD dan Tim Pemkab TTU melakukan studi tiru terkait pinjaman daerah
- Manggarai Timur sudah dua kali mendapatkan pinjaman daerah pada 2022 dan 2026
- TTU ingin belajar bagaimana mengelola dana pinjaman daerah tersebut

Laporta Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Timur Tengah Utara (TTU) melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Manggarai Timur, Selasa 19 Mei 2026. Kunker di Manggarai Timur untuk melakukan studi tiru terkait pinjaman daerah. 

Pantauan POS-KUPANG.COM, terlihat DPRD Kabupaten TTU yakni Ketua DPRD TTU Kristoforus Efi, bersama para anggota DPRD TTU, Plh Sekretaris Daerah (Sekda) TTU, Trinimus Olin bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah. 

Kehadiran rombongan DPRD TTU ini diterima Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Timur, Tarsisius Sjukur, Wakil Ketua 1 DPRD Manggarai Timur, Basilius Teto, Wakil Ketua 2 DPRD Manggarai Timur Agustinus Tangkur dan para anggota DPRD Manggarai Timur, staf ahli Bupati, Asisten Sekda dan sejumlah pimpinan perangkat daerah. 

Selanjutnya rombongan DPRD bersama Tim TAPD Kabupaten TTU melakukan audensi bersama Pemerintah dan DPRD Manggarai Timur di ruang sidang Komisi A DPRD Manggarai Timur di Lehong, Borong. Audensi terkait dengan pinjaman daerah di bank NTT. 

Tarsisius Sjukur dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan dan anggota DPRD berserta Pemerintah Daerah Kabupaten TTU yang sudah melakukan Kunker di Kabupaten Manggarai Timur guna melakukan konsultasi atau diskusi terkait pinjaman daerah. 

Tarsisius berharap agar dalam diskusi terkait pinjaman daerah dapat menghasilkan hal yang baik sesuai harapan dari Pemerintah dan DPRD Kabupaten TTU

Wakil Ketua I DPRD Manggarai Timur, Agustinus Tangkur juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD TTU yang telah melakukan kunker di Manggarai untuk diskusi terkait pinjaman daerah. Ia mengatakan, pemerintah daerah, DPRD dan warga Manggarai Timur sangat berbangga dan terasa terhormat meski usianya masih remaja 18 tahun, tapi sudah dikunjungi Kabupaten TTU sebagai saudara tuanya untuk mendiskusikan tentang pinjaman daerah. 

Agustinus mengatakan, untuk mengatasi keterbatasan keuangan dalam pembangunan apalagi postur APBD Kabupaten Manggarai Timur kecil, maka salah satu solusi yang diambil Pemerintah daerah bersama DPRD adalah melakukan pinjaman daerah di Bank NTT. 

Manggarai Timur sudah dua kali melakukan pinjaman daerah dimana pada tahun 2022 pinjaman daerah sebesar Rp 103 miliar dan berhasil dilunasi dalam waktu 3 tahun. Kemudian pada tahun 2026 ini kembali melakukan pinjaman daerah sebesar Rp 100 miliar. 

Ketua DPRD TTU, Kristoforus Efi, dalam sambutannya, dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah daerah bersama pimpinan dan anggota DPRD yang telah menyambut mereka dalam agenda kunker tersebut. 

Ia juga menyampaikan alasan terkait mereka melakukan Kunker di Manggarai Timur guna melakukan diskusi terkait pinjaman daerah. Menurutnya, Kabupaten TTU meski sebagai saudara tua, namun hingga saat ini pihaknya belum berani melakukan pinjaman daerah. Sementara itu, Kabupaten Manggarai Timur meski masih berusia 18 tahun atau usia remaja, namun sudah 2 kali melakukan pinjaman daerah. 

"Kenapa kami datang karena Manggarai Timur adalah daerah baru, kedua dari segi postur APBD maupun PAD kami lebih diatas, namun kami belum berani melakukan pinjaman daerah, sedangkan Manggarai Timur ada dibawa kami tapi sudah berani melakukan pinjaman daerah. Sehingga setelah diskusi ini nanti kami akan diskusikan antara Pemda dan DPRD TTU tentang bagaimana skema pinjaman daerah dan bisa dipercayai oleh bank sebagai pemberi pinjaman," ujarnya. (rob) 

 

 

Baca berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE.NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved