Breaking News:

Berita NTT

DPW PAN NTT Optimis Kembalikan Kejayaan Partai pada Pemilu 2024

Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) NTT akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab

Editor: Ferry Ndoen
foto: Irfan Hoi/ keterangan pers DPW PAN NTT
foto: Irfan Hoi/ keterangan pers DPW PAN NTT 

DPW PAN NTT Optimis Kembalikan Kejayaan Partai pada Pemilu 2024

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM | KUPANG-  Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) NTT akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) untuk memilih pengurus partai baru, sekalian melakukan konsolidasi untuk mengetahui kekuatan partai dalam menghadapi Pemilu serentak 2024 mendatang.

Muscab akan digelar secara virtual dan dibagi dalam dua tahap dengan melibatkan 131 kecamatan. Tahap pertama akan diselenggarakan besok di 12 DPD Kabupaten/Kota, sementara tahap kedua direncanakan pada tanggal 3 Desember 2021 mendatang.

Ketua POK DPW PAN NTT, Marthen Lenggu, mengatakan, Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar partai PAN merupakan bentuk dari konsolidasi partai untuk mengetahui kekuatan partai dari tingkat kecamatan hingga tingkat kelurahan.

"Muscab ini adalah salah satu program partai untuk memperkuat struktur dengan cara melakukan konsolidasi hingga tingkat yang paling bawah," ujar Marthen Lenggu kepada wartawan, Jumat 19 November 2021.

Baca juga: Liga 1 :Pertahanan Belakang Persik Kediri Optimistis Bisa Raih Poin Saat Bentrok Melawan Arema FC

Menurut Marthen, Muscab merupakan bagian penting bagi partai PAN, karena salah satu kekuatan partai politik adalah bagaimana menggerakan roda atau mesin partai yang ada pada tingkat kecamatan dan kelurahan.

"Karena mesin partai yang akan menjadi basis kami untuk kejayaan PAN pada tahun 2024 mendatang. Sehingga konsolidasi yang kami buat ini akan menjadi amunusi dan kekuatan PAN di 2024, karena terget kami semua dapil harus terisi," jelasnya.

Ia menyebut, pihaknya merekrut anggota dan pengurus partai, karena masa jabatan semua DPC di 22 Kabupaten/Kota se-NTT sudah selesai, sehingga harus ada pergantian pengurus mulai dari ketua, sekretaris dan pengurus lainnya.

"Kepengurusan di tingkat DPC sesuai Anggaran Dasar itu lima tahun sekali. Jadi kemarin itu hampir semua DPC sudah berakhir masa jabatanya," terangnya..

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved