Tips Sehat
Kenali Gejala Penyakit Kelenjar Getah Bening atau Limfoma
Kanker yang diawali pembengkakan kelenjar getah bening ini menyerang kelenjar getah bening yang tersebar hampir di seluruh tubuh.
Meski demikian, beberapa pasien mengeluhkan sakit pada benjolan tersebut, terutama setelah mengonsumsi alkohol.
Namun, perlu diketahui, pembengkakan di kelenjar getah bening tidak selalu merupakan ciri-ciri penyakit kanker getah bening.
Kondisi ini bisa juga merupakan gejala infeksi lain, seperti flu, infeksi kulit, atau karena mengonsumsi obat-obatan tertentu.
Pembengkakan kelenjar getah bening akibat infeksi yang ringan umumnya akan kembali normal dalam 2-3 minggu.
Namun, bila pembengkakan yang Anda alami tidak kunjung membaik hingga melebihi waktu tersebut atau justru bertambah besar, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter.
2. Kelelahan yang tidak kunjung hilang
Anda mungkin akan merasakan kelelahan setelah seharian beraktivitas.
Pada kondisi ini, istirahat dan tidur biasanya sudah cukup untuk mengembalikan energi Anda.
Namun, bila rasa lelah Anda terus menerus terjadi dan tak kunjung hilang, sebaiknya Anda segera pergi ke dokter.
Hal ini tidak selalu sebagai tanda atau gejala dari kanker kelenjar getah bening, tetapi tidak ada salahnya untuk mencari tahu penyebab dari kondisi tersebut.
3. Demam dan berkeringat pada malam hari
Demam bisa terjadi karena adanya infeksi di dalam tubuh Anda.
Namun, demam bisa muncul karena kanker getah bening atau limfoma. Pasalnya, sel limfoma dapat menghasilkan zat kimia tertentu yang meningkatkan suhu tubuh Anda.
Dilansir dari Lymphoma Action, limfoma bisa menyebabkan kenaikan suhu tubuh hingga ke 38°C.
Biasanya, demam sebagai ciri-ciri kanker kelenjar getah bening akan datang dan pergi secara terus-menerus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/gejala-penyakit-kanker-kelenjar-getah-bening-limfoma.jpg)