Berita Manggarai
Kantor Pertanahan Manggarai Gelar Workshop Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM
Kantor Pertanahan Manggarai Gelar Workshop Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM
Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM, RUTENG - Kantor Badan Pertanahan Nasional ( BPN) Kabupaten Manggarai menggelar Workshop Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Kegiatan Workshop ini berlangsung di Aula Hotel Spring Hill, Kota Ruteng, Kamis 18 November 2021.
Kegiatan itu dibuka langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai, Santoso C, SH.M.KN. Kegiatan itu menghadirkan pemateri dari Pengadilan Negeri Ruteng, KPPN Ruteng, Polres Manggarai dan dari BRI Kantor Cabang Ruteng.
Turut hadir dalam kegiatan itu, Penjabat Pembuat Akta Tanah Kabupaten Manggarai, para pejabat eselon IV, PNS dan PPNPN di Lingkungan Kantor Pertanahan Manggarai.
Baca juga: Atasi Mafia Tanah, Kantor Pertanahan Manggarai Lakukan Sosialisasi Upaya Pencegahan Kasus Pertanahan
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai, Santoso C, SH.M.KN, dalam sambutanya pada kesempatan itu, menjelaskan, Zona Integritas diberikan kepada Instansi Pemerintah dimana pimpinan serta jajaran mempunyai komitmen dalam mewujudkan WBK dan WBBM.
Dikatakan Santoso, kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai telah melakukan pencanangan Pembangunan Zona Integritas yang telah dilaksanakan pada 27 April 2020 lalu. Karena itu, pihaknya mendeklarasikan siap untuk membangun zona integritas.
Menurut Santoso, terdapat 2 komponen dalam pembangunan zona integritas yakni pertama, komponen pengungkit yaitu program manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kedua, komponen hasil diharapkan dapat menghasilkan peningkatan kualitas pelayanan publik, bebas serta bersih dari KKN.
Masih menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan publik, bebas serta bersih dari KKN diwujudkan dengan budaya pelayanan prima atau service excellent sebab merupakan pelayanan yang diberikan dengan kualitas melebihi harapan pengguna layanan.
Dikatakan Santoso, pembangunan budaya layanan prima pada Kantor Pertanahan Manggarai salah satunya dengan adanya perubahan layanan dari pelayanan manual ke pelayanan berbasis elektronik.
Adapun pelayanan berbasis elektronik itu, jelasnya, pelayanan hak tanggungan elektronik, pengecekan sertifikat untuk memastikan sertifikat tanah tersebut asli atau tidak serta menyesuaikan catatan dengan data di Kantor Pertanahan.
Selain itu, surat keterangan pendaftaran tanah, pelayanan nilai tanah (ZNT), layanan pengaduan masyarakat melalui TanyaATR/BPN yang dapat diakses melalui media sosial dan layanan sentuh tanahku yang ada di aplikasi sentuh tanahku.
Santoso, juga mengatakan, dengan adanya perubahan pelayanan berbasis elektronik diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan dapat mempercepat pelayanan.
"Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai berkomitmen untuk melakukan perubahan pelayanan menjadi lebih baik dengan service excellent untuk mewujudkan budaya pelayanan prima,"tegas Santoso.
Santoso juga berharap agar kegiatan workshop itu dapat bermanfaat untuk membekali pihaknya dalam mewujudkan budaya pelayanan prima. (*)