Selasa, 14 April 2026

Berita Pemprov NTT

Delapan Tahun RS Kartini : Kami Melayani Dengan Profesional dan Hati Nurani 

media sosial masing masing. Postingan itu kemudian dapat ditandai kepada media sosial RS Kartini yakni akun Facebook

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU -- Rumah Sakit Kartini Kupang genap berusia 8 tahun pada 2021.

Sejak didirikan pada 20 November 2013 silam, rumah sakit swasta yang terletak di jantung kota Kupang ini konsen untuk memberi pelayanan unggulan pada penanganan penyakit dalam dan mata bagi masyarakat Kota Kupang dan Nusa Tenggara Timur. 

Dalam perjalanannya, Rumah Sakit Kartini bahkan telah menahbiskan diri sebagai pusat pelayanan diabetes dan mata di Provinsi Nusa Tenggara Timur sesuai dengan visi besar yang dicanangkan sejak awal mula pendiriannya. 

Direktur RS Kartini Kupang, dr. Judith M. Kota, M.Kes mengaku pelayanan di bidang penyakit dalam dan mata telah menjadi visi, fokus sekaligus unggulan di rumah sakit yang saat ini tipe D itu.

Hal itu disampaikan dr. Judith M. Kota saat berbicara dalam talkshow Ngobrol Asyik Pos Kupang dengan tema "Better You kartini Hospital 8 Anniversary" pada Jumat 12 November 2021 siang. 

Baca juga: Jadi Temuan BPK, Pemprov NTT Ajukan Ranperda Penyertaan Modal Bank NTT

"Sejak didirikan oleh owner kita yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam dan mata, maka penanganan penyakit dalam dan mata menjadi visi, fokus dan unggulan kita," ujar dr. Judith yang berbicara secara daging dari Jopu, Kabupaten Ende. 

Karena itu, kata dia, semua pelayanan lain di rumah sakit tipe D itu akan mensupport pelayanan unggulan untuk penyakit dalam dan mata. 

dr. Judith menyebut, rumah sakit menyediakan sumber daya manusia yang profesional dan unggul untuk dua spesialis unggulan di tempat itu. Untuk dokter spesialis mata misalnya, Rumah Sakit Kartini memiliki 5 dokter spesialis mata dari 9 dokter spesialis mata yang tersebar di NTT.

Hal yang sama juga berlaku untuk spesialis penyakit dalam dengan tersedianya 6 dokter spesialis penyakit dalam. 

"Kita terbanyak miliki spesialis mata di NTT yakni ada 5 orang, dari jumlah 8 atau 9 orang di seluruh NTT. Begitu juga kita punya 6 dokter spesialis penyakit dalam," kata dr. Judith menjawab host, Novemy Leo Novel. 

Keunggulan sumber daya manusia itu, lanjut dia, memudahkan agar para pasien tidak menunggu layanan dari satu dokter saja.

Baca juga: Begini Kondisi di Loka Binkra Milik Pemprov NTT di Oesapa Kupang

Pasien dapat memilih layanan dari dokter sesuai pilihan masing masing.

Selain itu, dalam kondisi pandemi covid, pasien juga dapat memilih dokter dan waktu pelayanan untuk menghindari penumpukan pasien. 

"Pada kondisi covid, ini mencegah penumpukan pasien. Jadi pasien bisa pilih pelayanan jam berapa saja; pagi, siang atau sore," tambah dr. Judith. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved