Berita Manggarai Timur
CPNS 2021, 18 Formasi Jabatan di Manggarai Timur Tidak Ada Peserta Lolos SKD, Ini Rincianya!
Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur melalui BKPSDM sudah resmi mengumumkan para peserta yang dinyatakan lulus seleksi kompetisi dasar (SKD) Calon
Penulis: Robert Ropo | Editor: Ferry Ndoen
CPNS 2021, 18 Formasi Jabatan di Manggarai Timur Tidak Ada Peserta Lolos SKD, Ini Rincianya!
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM | BORONG---Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur melalui BKPSDM sudah resmi mengumumkan para peserta yang dinyatakan lulus seleksi kompetisi dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2021.
Dari jumlah sebanyak 170 formasi jabatan yang dibuka, 18 formasi diantaranya tidak ada peserta yang lulus passing grade.
Sekertaris Daerah (Sekda) Manggarai Timur, Ir Boni Hasudungan Siregar, menyampaikan itu Kepada POS-KUPANG.COM, Senin 1 November 2021.
Sekda Boni menjelaskan, jumlah Formasi sebanyak 170. Dari 170 formasi tersebut ada 6 formasi tidak ada pelamar dan 18 formasi tidak ada peserta yang lolos.
Baca juga: Klub Kebanggaan Masyarakat Papua PSBS Biak Ditelantarkan Panitia Liga 2 di Kota Balikpapan
Adapun 18 formasi jabatan yang tidak ada peserta yang lulus passing grade itu, jelas Sekda Boni, yakni Ahli Pertama Apoteker Puskesmas Borong 1 formasi, Ahli Pertama Dokter GigiRSUD Borong 1 formasi, Ahli Pertama Perawat Puskesmas Lebi 1 formasi,
Ahli Pertama Perawat Puskesmas Watunngong 1 formasi, Ahli Pertama – Perekan Medis Puskesmas Lalang 1 formasi, Analisis Gizi RSUD Borong 2 formasi, Terampil-Asisten Apoteker Puskesmas Dampek 1 formasi, Terampil-Asisten Apoteker Puskesmas Wae Nenda 1 formasi.
Puskesmas Wukir 1 formasi, Terampl - Sanitarian Puskesmas Mamba 1 formasi, Terampil-Teknisi Elektromedis
Puskesma Borong 1 formasi, Terampil-Terapis Gigi dan Mulut Puskesmas Lalang 1 formasi,
Baca juga: Kontingen Bumi Cendrawasih Papua Masuk 5 Besar, Gubernur Lukas Enembe Apresiasi Atlet PON XX Papua
Terampil-Terapis Gigi dan Mulut Puskesmas Lebi 1 formasi, Terampil-Terapis Gigi dan Mulut Puskesmas Mok 1 formasi dan Terampil-Terapis Gigi dan Mulut Puskesmas RSUD Borong 3 formasi.
Sedangkan 6 formasi yang tidak ada pelamar, jelas Sekda Boni, dengan rincian pertama tiga Formasi yang dikhususkan bagi penyandang disabilitas yakni ahli pertama-pengelola pengadaan barang/jasa, Ahli Pertama-Apoteker, dan Ahli Pertama-Perekam Medis.
Kedua, ahli pertama-dokter lokasi Puskesmas Sita, ketiga, Ahli pertama-perekam medis lokasi Puskesmas Benteng Jawa dan keemlat Terampil - Teknisi Elektromedis lokasi Puskesmas Wae Lengga.
Karena itu, jelas Sekda Boni, dari 170 formasi jabatan yang dibutuhkan, hanya sisa 146 formasi yang bisa lanjut ke Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dengan jumlah peserta yang lulus dan mengikuti 146 formasi itu sebanyak 346 orang.
Ketika ditanya bagaimana dengan formasi yang tidak ada pelamar dan formasi yang tidak ada peserta lolos SKD, kata Sekda Boni, tidak ada kebijakan khusus untuk pengisian formasi itu. "Tidak ada kebijakan khusus. Belum ada kebijakan dari pusat,"tutup Sekda Boni. (rob)