Breaking News:

Berita Sumba Timur

Hasil RDP Komisi B DPRD Sumba Timur: Tidak Boleh Hewan Sumba Timur Pake Izin Kabupaten Tetangga

pemerintah sumba timur, baik Pol PP maupun Dinas Peternakan untuk lakukan pemeriksaan kesehatan dan asal usul ternak. 

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Suasana RDP Komisi B DPRD Sumba Timur bersama mitra dari Dinas Peternakan, Pol PP, Kantor Karantina, KSOP dan KP3 Laut terkait lolosnya kuda betina produktif dari pelabuhan Nusantara Waingapu. RDP berlangsung di Ruang Bapemperda pada Rabu 27 Oktober 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong 

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU -- Komisi B DPRD Sumba Timur menggelar klarifikasi dan rapat dengar pendapat (RDP) dengan mitra, terkait dugaan lolosnya puluhan kuda betina produktif dari Pelabuhan Nusantara Sumba Timur, Jumat 22 Oktober 2021 lalu. 

Rapat Dengar pendapat yang dipimpin Ketua Komisi B, Ebenhaezer Ranggambani itu berlangsung di Ruang Bapemperda DPRD Sumba Timur, pukul 10.30 Wita hingga pukul 12.30 Wita. 

Rapat yang menghadirkan mitra Komisi B itu pun berlangsung alot. 

Dalam RDP, anggota Komisi B menyampaikan kekesalan karena tidak dihargai selaku pemerintahan wilayah dalam insiden lolosnya puluhan kuda ke Makassar itu.

Anggota Komisi B Abdul Haris menuding pihak Karantina membohongi dewan dan pemerintah yang saat itu sedang melakukan inspeksi mendadak ke Kantor Karantina dan Pelabuhan Nusantara Waingapu setelah mendapat laporan masyarakat. 

Baca juga: Klarifikasi dan RDP Komisi B DPRD Sumba Timur Terkait Lolos Kuda Betina Produktif Berlangsung Alot

Pasalnya, setelah menyepakati bahwa kuda kuda itu diturunkan dan diperiksa ulang karena belum lengkapnya administrasi sebagaimana keterangan Kepala Kantor Karantina, Wayan Rudi, tanpa sepengetahuan mereka kapal yang mengangkut kuda tetap diberangkatkan sore itu. 

Dalam klasifikasi, diketahui bahwa kuda kuda yang diangkut tersebut tidak melalui pemeriksaan Polisi Pamong Praja Sumba Timur dan Dinas Peternakan Sumba Timur sebagai otoritas wilayah. 

Kepada wartawan, Ketua Komisi B DPRD Sumba Timur, Ebenhaezer Ranggambani mengatakan dalam RDP itu hadir semua stakeholder lintas yang mengutus pemuatan ternak. 

Dalam RDP, jelas Ebenhaezer, disepakati bahwa semua hewan yang keluar pulau melalui Sumba Timur termasuk dari kabupaten tetangga juga harus diperiksa oleh otoritas wilayah sebelum masuk ke Karantina. 

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved