Breaking News:

Berita NTT

Sikapi Instruksi Kapolri, Kapolda NTT : Saya Akan Tindak Tegas Pelaku Pinjaman Online Ilegal

Kapolda NTT, Irjen Pol. Lotharia Latif menegaskan akan mengungkap pelaku pinjaman online (pinjol) ilegal apabila terbukti menjalankan dan meresahkan w

Penulis: Ray Rebon | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM/RAY REBON
Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto. 

Sikapi Instruksi Kapolri, Kapolda NTT : Saya Akan Tindak Tegas Pelaku Pinjaman Online Ilegal

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Kapolda NTT, Irjen Pol. Lotharia Latif menegaskan akan mengungkap pelaku pinjaman online (pinjol) ilegal apabila terbukti menjalankan dan meresahkan warga.

"Apabila benar maraknya kejadian-kejadian pelaksanaan pelaku pinjol ilegal yang meresahkan masyarakat, maka Kapolda telah perintahkan untuk menindak tegas serta mengungkap pinjol ilegal tersebut," kata Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto kepada Pos-Kupang.Com, Senin 25 Oktober 2021 diruangannya.

Untuk mencegah agar tidak terjadinya pinjaman online ilegal di masyarakat, lanjut Krisna bahwa Kapolda telah memperintahkan Polres jajaran untuk memantau, mengungkap serta menindaj tegas apabila terjadi pelaksanaan pinjaman online ilegal di masyarakat.

Kapolda NTT, Irjen Pol. Lotharia Latif pun sudah memerintahkan Ditreskrimsus Polda NTT untuk melakukan sosialisasi, edukasi dan penyelidikan terus menerus terkait dugaan aktivitas pinjaman online ilegal.

Baca juga: Ada Dugaan Sindikat Loloskan Kuda Betina ke Luar Pulau Sumba : Rekomendasi Tidak Melalui Kami 

"Hingga saat ini di wilayah hukum Polda NTT belum ada pengaduan dari masyarakat terkait pinjaman online ilegal," kata Krisna

Dia mengakui bahwa ada dugaan pelaksanaan Pinjol ilegal di salah satu Polres, Polda NTT. Namun masih dalam tahap penyelidikan.

Sehingga bukan saat ini saja Polda NTT memantau pelaksanaan Pinjol ilegal di masyarakat, melainkan proses tersebut akan dilaksanakan terus menerus hingga warga masyarakat jangan ditipu atau diresahkan dengan tindakan kejahatan pinjaman online ilegal tersebut. *)

 Berita NTT Lainnya :

 
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved