Tips Sehat
Kenali Gejala Muntaber atau Gastroenteritis, Infeksi Pada Usus yang Bisa Sebabkan Komplikasi
Muntaber adalah infeksi usus yang ditandai dengan diare berair, kram perut, mual, muntah, hingga demam.
Komplikasi utama muntaber adalah dehidrasi, terutama pada bayi dan anak kecil.
Dehidrasi akibat muntaber dapat menyebabkan beberapa komplikasi tersendiri, antara lain:
- Pembengkakan otak
- Koma
- Syok hipovolemik
- Gagal ginjal
- Epilepsi
Komplikasi lain yang bisa terjadi adalah:
- Ketidakseimbangan nutrisi
- Kelelahan
- Kelemahan otot
Diagnosis
Gejala darurat dapat berbeda tiap usia. Merangkum Mayo clinic, untuk orang dewasa, hubungi dokter jika:
- Sudah muntah selama lebih dari dua hari
- Muntah darah
- Mengalami dehidrasi atau mengalami rasa haus yang berlebihan, mulut kering, urin kuning tua; sedikit; atau tidak ada urin, badan lemas, dan pusing
- Melihat darah di buang air besar
- Mengalami demam di atas 40 derajat celcius
Sedang, untuk bayi dan anak-anak, temui dokter segera jika anak:
- Mengalami demam 38,9 derajat celcius atau lebih tinggi
- Tampak lesu atau sangat mudah tersinggung
- Rasa tidak nyaman atau sakit
- Mengalami diare berdarah
- Tampak dehidrasi
Untuk bayi, hubungi dokter bayi segera jika bayi:
- Mengalami muntah yang berlangsung lebih dari beberapa jam
- Popok belum basah dalam enam jam
- Mengalami tinja berdarah atau diare parah
- Memiliki titik lunak cekung (fontanel) di atas kepalanya
- Mengalami mulut kering atau menangis tanpa air mata
- Terus mengantuk atau tidak responsif
Secara umum, riwayat medis dan pemeriksaan fisik menjadi dasar untuk diagnosis, terutama jika ada bukti bahwa virus menyebar di lingkungan penyintas.
Dokter terkadang mengambil sampel tinja untuk menguji jenis virus atau untuk mengetahui penyebab penyakit berasal infeksi parasit atau bakteri.
Perawatan
Perawatan muntaber tergantung pada penyebabnya.
Mengutip dari Better health, terdapat beberapa perawatan umum untuk muntaber, antara lain:
- Minuman rehidrasi oral
- Rawat inap rumah sakit dan penggantian cairan intravena, dalam kasus yang parah.
- Antibiotik, jika penyebabnya bakteri
- Obat untuk membunuh parasit, jika penyebabnya parasit
- Menghindari obat anti muntah atau anti diare kecuali jika diresepkan dokter, karena obat ini akan memperburuk infeksi di dalam tubuh.
Pencegahan
Menurut Mayo clinic, ada empat cara sederhana untuk mencegah muntaber, yakni:
- Vaksinasi muntaber, terutama untuk anak
- Desinfeksi permukaan yang keras jika berada satu atap dengan pengidap muntaber
- Cuci tangan dengan air mengalir sesering mungkin
- Gunakan barang-barang pribadi terpisah
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Muntaber"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ilustrasi-muntaber.jpg)