Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Jumat 22 Oktober 2021: Peka
Membaca tanda-tanda zaman terwujud nyata secara praktis ketika kita senantiasa berhati-hati dalam memberikan pendapat dan opini.
Renungan Harian Katolik Jumat 22 Oktober 2021: Peka (Luk 12: 54-59)
Oleh: Pater Steph Tupeng Witin SVD
POS-KUPANG.COM - “Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini? Dan mengapakah engkau juga tidak memutuskan sendiri apa yang benar?” (Luk 12:56-57).
Yesus melalui Injil hari ini menuntun kita untuk membaca tanda-tanda zaman secara benar.
Kita perlu menyelami lebih dalam setiap akar persoalan yang terjadi di sekitar kita, dalam negara kita dan masyarakat kita.
Membaca tanda-tanda zaman terwujud nyata secara praktis ketika kita senantiasa berhati-hati dalam memberikan pendapat dan opini.
Kita tidak asal “share” status di akun media sosial segala macam berita yang kita baca sambil lalu tanpa mengecek benar tidaknya sebuah berita, tanpa memikirkan risiko dan konsekuensi dari status kita.
Membaca tanda zaman secara tepat berarti membiarkan diri dituntun oleh Tuhan dalam arah yang benar dan tepat, membiarkan diri dituntun dalam semangat cinta kasih dan harmoni, dalam spirit merangkul dan membebaskan.
Basis bagi kita untuk membaca tanda-tanda zaman adalah gerakan cinta dan kepekaan kepada kebenaran.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Rabu 20 Oktober 2021: Setia dan Bijaksana
Mencintai dan menemukan kebenaran adalah tugas harian kita ketika berenang dalam gelombang waktu yang mengalir tergesa.
Ketika kita memakai kunci cinta dan kebenaran, kita percaya bahwa Tuhan akan senantiasa menyertai kita sampai kapan pun.
Salah satu istilah penting dalam dokumen-dokumen Konsili Vatikan adalah tanda-tanda zaman (signa temporum).
Romo Dick Hartoko SJ, pendiri dan pengasuh Majalah Basis, memakai istilah “Tanda-Tanda Zaman” ini untuk rubriknya yang sangat tenar hingga hari ini.
Rubrik “Tanda-Tanda Zaman” Romo Dick seolah menjadi “trade-mark” dan “positioning” majalah Basis.
Di kalangan penggiat sastra dan budaya tanah-air, mutu dan wibawa tulisan Romo Dick pada rubrik “Tanda-Tanda Zaman” bisa disejajarkan dengan rubrik “Catatan Pinggir” yang ditulis Goenawan Mohammad di Majalah Tempo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pater-steph-tupeng-witin-svd.jpg)