Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Kamis 21 Oktober 2021: Risiko
Seluruh Alkitab, dari nubuat Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru menjadi bukti bahwa Tuhan tidak pernah mengajarkan kekerasan, melainkan kasih.
Renungan Harian Katolik Kamis 21 Oktober 2021: Risiko (Luk 12: 49-53)
Oleh: Pater Steph Tupeng Witin SVD
POS-KUPANG.COM - Yesus sama sekali tidak pernah mengajarkan kekerasan. Seluruh Alkitab, dari nubuat Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru menjadi bukti bahwa Tuhan tidak pernah mengajarkan kekerasan, melainkan kasih.
Kasih inilah yang membawa Yesus pada kematian-Nya di kayu salib.
Ketika Petrus memotong telinga seorang algojo yang hendak menangkap-Nya, Yesus berkata kepada Petrus: “Masukkan pedang itu kembali kepada sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang. Atau kau sangka bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirimkan lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku?” (Mat. 26:52-53).
Yesus berbicara dalam Injil hari ini tidak pernah boleh dilepas-pisahkan dari konteks.
Yesus sedang berbicara kepada orang-orang dari bangsa-Nya sendiri. Kalangan orang-orang Yahudi.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 19 Oktober 2021: Berjaga-jaga
Kedatangan Yesus membuat orang-orang Yahudi terpecah.
Ada yang tetap mempertahankan keyahudiannya, tetapi ada juga yang memilih mengikuti Yesus.
Mereka yang memilih mengikuti Yesus terpaksa harus mengalami pertentangan dengan keluarganya sendiri.
“Mereka akan saling bertentangan, ayah melawan anaknya laki-laki dan anak laki-laki melawan ayahnya, ibu melawan anaknya perempuan, dan anak perempuan melawan ibunya, ibu mertua melawan menantunya perempuan dan menantu perempuan melawan ibu mertuanya” (Luk. 12:53).
Orang Yahudi yang keras mempertahankan keyahudiannya jelas marah ketika ada anggota keluarganya memilih jalan lain yaitu mengikuti Yesus.
Pilihan mengikuti Yesus akan menghadirkan selisih paham dan dimusuhi oleh orang-orang Yahudi yang lain.
Mereka harus menanggung derita, bahkan disingkirkan dari tengah-tengah keluarga.
Konteks inilah yang membuka gerbang pemahaman kita terkait perkataan Yesus hari ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pater-steph-tupeng-witin-svd.jpg)