Breaking News:

Berita Kota Kupang

Prodi Sosiologi Fisip Undana Kupang Adakan Seminar Nasional, Ini yang Dibahas

Himpunan Mahasiswa Program Studi  Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang mengadakan semnas.

Editor: Gordy Donofan
Sosiologi untuk Pos-Kupang.Com
Dosen dan Mahasiswa Prodi Sosiologi pose bersama disela-sela kegiatan Semnas di Hotel Kristal Kupang, Rabu 20 Oktober 2021 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Himpunan Mahasiswa Program Studi  (Prodi) Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang mengadakan seminar nasional.

Seminar nasional dengan tema ‘’Kala Pandemi Kala Sosiologi” itu gelar secara tatap muka dan online (via zoom) Rabu 20 Oktober 2021.

Sejumlah panitia pelaksana yang ikut seminar secara tatap muka berlangsung di Hotel Kristal Kupang.

Sementara narasumber dalam seminar itu ada tiga orang diantaranya, Aldi Alfa Hebriyen Ibran Baitanu dari Undana Kupang, Mohammad Efendi Yusuf dari Sosiologi Universitas Jamber dan Muthia Arliza Salsabila dari Universitas Jenderal Soedirman.

Baca juga: Prodi Ilkom FISIP Undana Kupang Gelar Webminar Digital Tourism

Ketua panitia pelaksana, Marselus Tabesi, dalam laporannya menjelaskan semenjak pandemi Covid-19 muncul, seluruh dunia memasuki sebuah tatanan dan pola yang baru ditandai dengan pola kontrol kesehatan yang ketat seperti selalu memakai masker, menjaga jarak antara individu dan yang paling kontroversial manakala kehadiran dari pandemi kali ini benar-benar membuat seluruh dimensi kocar-kacir atau berantakan, bukan saja dari dimensi kesehatan melainkan paling esensial juga adalah dimensi ekonomi.

Suasana saat semnas oleh Prodi Sosiologi Fisip Undana Kupang, Rabu 20 Oktober2021.
Suasana saat semnas oleh Prodi Sosiologi Fisip Undana Kupang, Rabu 20 Oktober2021. (Sosiologi untuk Pos-Kupang.Com)

“Covid-19 telah menimbulkan masalah social, baik dalam negara dengan skala cakupan dari lokal, nasional, dan bahkan global,’’ujar Marselus.

Marselus menyebutkan, hal ini dibuktikan melalui banyak kasus dan kejadian yang terjadi akibat dari pandemi tersebut diantaranya tidak hanya sector kesehatan seperti melonjaknya angka kematian, melainkan disektor ekonomi terjadinya PHK, tingginya pengangguran.

Selain itu, UMKM terpuruk, adanya operasi dunia bisnis yang terhambat, terhenti bahkan gulung tikar dan akibat dari ini meningkatnya angka kemiskinan dan defisitnya keuangan Negara, masalah ini adalah dampak fundamental dari Pandemi yang saat ini terjadi yaitu Covid-19.

Ia menyatakan menyikapi situasi diatas maka, mahasiswa harus memainkan peran penting sebagai agent of change penyumbang ide melalui kritik dan solusi  yang mengatasi masalah yang saat ini terjadi, serta sebagai social kontrol manakala mahasiswa harus tetap hadir dan terus mengawal polemik atau dinamika sosial, politik dan ekonomi dibangsa ini.

Ia menyatakan mahasiswa diharapkan sebagai iron stock dimana mahasiswa hadir sebagai kekuatan yang tangguh, solid dan kreatif serta inovatif dalam menyelesaikan segala persoalan yang membelit dunia usaha saat ini.

Baca juga: 98 Anggota Baru KMK Fisip Undana Dikukuhkan, Reka Welin: Jangan Tinggalkan Rumah

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved