Breaking News:

Berita NTT

Pra Tugas di Wilayah Perbatasan RI-RDTL di Ailala, Personel Yonif 743/PSY Dibekali Ilmu Pertanian

Personel Yonif 743/PSY khususnya jajaran Kipam (Pos Ailala) III mendapatkan materi tenaga pertanian,  sebagai bekal dalam penugasan sebagai Satuan  Pa

Penulis: Edy Hayong | Editor: Ferry Ndoen
Istimewa
Personel Yonif 743/PSY khususnya jajaran Kipam (Pos Ailala) III bersama warga mengembangkan tanaman sayur mayur di Desa Bipolo, Sulamu, Kabupaten Kupang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM I BETUN-- Personel Yonif 743/PSY khususnya jajaran Kipam (Pos Ailala) III mendapatkan materi tenaga pertanian,  sebagai bekal dalam penugasan sebagai Satuan  Pamtas Yonif 743/PSY Perbatasan RI-RDTL.

Personel Pos Ailala dengan Komandan Pos (Danpos) Sertu Ardiansyah ini dibekali aneka ilmu  pertanian dalam  menunjang pelaksanaan tugas di wilayah perbatasan  RI-RDTL nanti.

Dalam rilis berita yang dikirim ke Pos-Kupang di Betun, Selasa (19/10/2021) disebutkan bahwa materi yang disiapkan terkait materi budidaya sayur mayur di daerah Bipolo,  Kompleks Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang Timur, NTT.

Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Letkol (Inf) Andi Lulianto menjelaskan pelaksanaan latihan itu sebagai bekal dalam penugasan selama 9 bulan.

Sementara itu budidaya Sayur mayur merupakan bentuk kepedulian dari prajurit Yonif 743/PSY bagi warga di Desa Bipolo  agar lebih di tingkatkan kembali pelaksanaannya.  

Kepala Desa Bipolo,  Yohanes Lau mengatakan kehadiran Latihan Pratugas Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 743 sangat membantu warganya.

Dia mengatakan kehadiran Latihan Pratugas Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 743  sangat bagus dan mengapresiasi latihan pratugas Satgas ini yang akan menerapkan bagaimana cara cepat panen sayur mayur , peternakan  bagi warganya.

Dankipam III, Lettu Inf. Andri Suhendar mengatakan Latihan pratugas ini sangat luar biasa  sebagai salah satu bentuk kepedulian TNI kepada rakyat di perbatasan.

“ Melalui latihan ini diharapkan bisa menunjang pelaksanaan tugas Satgas Pamtas RI-RDTL selama 9 bulan kedepan terutama untuk membangun jiwa patriotisme dan nasionalisme rakyat di wilayah perbatasan," kata Andri.(*)

Berita NTT Lainnya :

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved