Kamis, 30 April 2026

Berita Kupang

Bupati Kupang Klaim 535 Lahan TJPS Berhasil Ditanam

Mentan Syahrul berjanji akan merealisasikan bantuan itu paling lambat 10 November 2021 mendatang.

Tayang:
Editor: Rosalina Woso
Dok. Prokompim
Mentan Syahrul H Limpo (topi) dan Bupati Kupang, Korinus Masneno dan Kepala Dinas Pertanian NTT, (kiri) saat melakukan panen jagung 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Bupati Kupang, Korius Masneno menyambut kunjungan kerja (kunker) Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul H Limpo di Kabupaten Kupang dalam rangka peninjauan lahan Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS), Minggu 17 Oktober 2021.

Mentan dan Bupati Kupang menuju desa Baumata Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang untuk melakukan  Panen Jagung TJPS Musim Tanam II Tahun 2021.

Dalam laporannya, Bupati Korinus mengatakan, program TJPS di Kabupaten Kupang untuk musim tanam April-September 2021, berhasil ditanam 535 hektar.

Ia menjelaskan, agar kementrian pertanian terus melakukan pemberdayaan bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Kupang.

"Inilah rakyat kami, kami milik bapak Menteri, berdayakan kami hari ini dan esok, niscaya ada berkat di setiap harapan dan terpenting ada niat," ucap Korinus.

Korinus menyampaikan terima kasih bagi kementrian pertanian, dan Mentan Syahrul yang terus memberi bantuan dan motivasi bagi Pemkab Kupang juga masyarakat di Kabupaten Kupang untuk memberdayakan potensi yang ada.

Baca juga: Begini Jumlah Pasien Covid-19 di Kota Kupang yang Dirawat

"Syukur atas kehadiran bapak Menteri di Kabupaten Kupang. Kebaikan dan ketulusan Mentan RI untuk bertemu langsung petani dan peternak, merupakan bukti cinta bapak Menteri untuk daerah ini dan pastinya direstui oleh sang Pencipta," katanya.

Bupati Korinus meminta masyarakat untuk mulai berisap menanam, terutama tanam jagung. Sebab jagung merupakan komoditas tanaman pangan yang memiliki peranan penting dan strategis dalam perekonomian dan sumber pendapatan masyarakat.

Selain itu jagung tidak hanya digunakan sebagai bahan pangan tetapi juga digunakan sebagai bahan pakan ternak.

Sementara itu, Mentan Syahrul menyampaikan kehadirannya disini untuk melihat hasil kerja Bupati dan masyarakatnya disektor pertanian.

Syahrul menyebut, Kabupaten Kupang harus mampu jadi pertanian hebat dan percontohan bagi daerah lainnya di NTT.

Baca juga: Handphone Milik Tenaga Honorer di Sekretariat DPRD Kabupaten Kupang Raib

"Kalau mau kaya atau tidak miskin yaitu bertani," kata Syahrul.

"Bila 1 hektar jagung menghasilkan 6 atau 7 ton, dengan harga 4 ribu/kilogram maka menghasilkan 24 juta. Dari 24 jt tersebut ada biaya bibit, pupuk, obat-obatan paling 8 jutaan. Dari 24 jt kurang 8 jutaan, lumayanlah masih dapatkan keuntungan 16 jutaan dalam 100 hari," kata Mentan menjelaskan.

Untuk itu, dia berharap usai panen pertama, petani bisa melakukan tanam kedua dan ketiga dalam kurun waktu enam bulan kedepan. Konsep ini bisa dikolaborasikan dengan pihak berkompeten di Kabupaten Kupang.

"Sombong sekali petani yang tak mau tanam 3 kali. Yang penting ada niat," sebutnya.

Mentan Syahrul juga mengajak Bupati Kupang agar melaporkan jika ditemui masalah dilapangan.

Selain pertanian, Mentan juga menyinggung soal potensi lainnya seperti usaha ternak ayam dan bebek yang perlu dikembangkan untuk dapat diekspor nantinya.

Selain itu disekitar lahan panen jagung seluas 88 hektar tersebut, Mentan berujar adanya tanaman kelapa. Ia  meminta Dirjen yang berwewenang agar membantu 2.000 anakan kelapa serta pelatihan untuk para kelompok tani.

Mentan Syahrul berjanji akan merealisasikan bantuan itu paling lambat 10 November 2021 mendatang.

"Saya percayai bahwa atas restu sang Pencipta, hujan pun turun. Hujan yang datang hari ini, menandakan Kupang memang hebat," tutupnya.

Acara ini ditandai dengan penyerahan bantuan sarana pasca panen tanaman pangan yang diterima Kadis Pertanian Provinsi NTT, benih padi serta penyerahan bantuan kepada unit pengelola jasa alsistan (UPJA) dari Mentan RI, didampingi Bupati Kupang serta Para Pejabat Eselon I dan II Kementerian Pertanian RI. (*)

Berita Kupang Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved