Breaking News:

Berita Sikka

15 Tahun Penjara Menanti Pelaku Cabul Anak Kandung di Waigete - Sikka

Pelaku dugaan tindak pidana pencabulan atas anak kandung di salah satu desa di Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka telah menjalani proses hukum di Unit

Penulis: Aris Ninu | Editor: Ferry Ndoen
PK/RIS
Kapolres Sikka, AKBP Sajimin. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM / MAUMERE-Pelaku dugaan tindak pidana pencabulan atas anak kandung di salah satu desa di Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka telah menjalani proses hukum di Unit PPA Polres Sikka.

Pelaku yang merupakan ayah korban telah ditahan di Sel Mapolres Sikka. Dalam kasus ini, penyidik menjerat pelaku dengan UU Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara 15 tahun menanti sang ayah guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Sikka, AKBP Sajimin, SIK, M.H melalui Kasie Humas, Iptu Margono kepada wartawan di Mapolres Sikka, Kamis, 14 Oktober 2021 siang menegaskan, penyidik sudah memeriksa enam saksi termasuk korban. Saat ini, proses penyidik sedang berjalan dan akan dilanjutkan dengan pelimpahan berkas ke Jaksa Kejari Sikka.

“Pelaku sudah ditahan dan dijerat dengan UU Perlindungan Anak. Ancaman pidananya 15 tahun,” tegas Margono.

Ia mengungkapkan, kejadian dugaan cabul anak kandung ini sungguh disayangkan dan seharusnya tidak terjadi dan merusak masa depan anak. Oleh karena itu, pihak polisi akan terus menggandeng semua pihak agar melakukan sosialisasi pencegahan.

Baca juga: Info Sport : Berkah PON XX Papua, Mama Yustina Raup Rp 30 Juta dari Penjulan Noken dan Aksesoris 

“Laporan kasus cabul anak kandung yang masuk ke Polres Sikka sekali jadi atensi dan perhatian. Perkara soal anak jadi perhatian semua pihak maka itu semua akan tetap diproses,” papar Margono. \

Kasus dugaan cabul ayah kandung terhadap anak terungkap karena adanya laporan polisi di Polres Sikka. Di mana pada Rabu, 29 September 2021 sore, seorang ibu rumah tangga berinsial MY berusia 39 tahun dari salah satu desa di Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka mendatangi Kantor Polres Sikka.

Ibu ini datang ke kantor polisi guna melakukan dugaan tindak pidana pencabulannya atas LNT, puterinya yang masih berusia 16 tahun.

Kepada polisi sang ibu mengungkapkan, aksi pencabulan yang menimpa anaknya dilakukan oleh EE, sang bapak kandungnya.Di mana kejadian itu sungguh membuatnya terpukul dan memutuskan apa yang dialami sang anak dilaporkan ke Polres Sikka guna ada proses hukum.

Dengan membuat laporan polisi, sang ibu menjelaskan, anaknya diperlakukan tidak sopan oleh sang ayah pada Jumat, 17 September 2021 malam di rumah mereka.Ia mengungkapkan, kalau malam itu terlapor (Sang Ayah-Red) memanggil korban ke dalam kamarnya dan memaksa korban untuk melakukan perbuatan cabul.

Sang anak sempat menolak tapi rupanya sang ayah terus memaksa dan terus ingin melampiaskan keinginannya. Sang ayah yang entah telah dirasuki akhirnya berbuat jahat atas anaknya. Setela itu, kejadian yang mimpa sang anaknya lalu diceritakan kepada ibunya sehingga ia melaporkan kasus tersebut ke Polres Sikka.

“Kasusnya lagi ditangani Penyidik PPA Polres Sikka. Tentunya akan diproses dan kita imbau keluarga korban tetap tenang,” papar Kapolres Sikka, AKBP Sajimin melalui Kasie Humas, Iptu Margono kepada POS-KUPANG.COM di Maumere, Kamis, 30 September 2021 siang.(ris)

Berita Sikka Lainnya :

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved