Breaking News:

Berita Sikka

Felix Wodon Terpilih dan Dilantik Jadi Kepsek SMA Sint Gabriel Maumere 

Felix Wodon terpilih untuk kedua kalinya dan telah dilantik menjadi Kepala Sekolah SMA Sint.Gabriel Maumere

Penulis: Aris Ninu | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
Pelantikan Felix Wodon menjadi Kepala Sekolah SMA Sint.Gabriel Maumere oleh Ketua Yayasan Bina Sari, Anton Pati di sekolah tersebut, Senin, 11 Oktober 2021 pagi. 

Laporan Repoter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM, MAUMERE-Felix Wodon terpilih untuk kedua kalinya dan telah dilantik menjadi Kepala Sekolah SMA Sint.Gabriel Maumere, Kabupaten Sikka. Pelantikan Felix menjadi kepala sekolah dilakukan Ketua Yayasan Bina Sari, Drs. Anton Pati di SMA Sint.Gabriel Maumere, Senin, 11 Oktober 2021 pagi.

Kepala Sekolah Felix Wodon ketika diminta tanggapan setelah upacara pelantikan menjadi Kepala Sekolah SMA Sint Gabriel mengatakan, dirinya siap melaksanakan tugas dan keputusan yayasan yang memilih dan melantiknya.

"Ketika Yayasan Bina Sari meminta saya tetap menjadi kepala sekolah di sekolah ini untuk periode kedua, saya menyatakan bersedia karena ingin melanjutkan program kerja yang belum terlaksana pada periode yang lalu karena berbagai hambatan dan juga akibat pandemi Covid-19,” kata Felix.

Sementara itu, Ketua Yayasan Bina Sari, Drs. Anton Pati dalam sambutan mengatakan,kalau apa yang sudah baik yang dibangun pada periode pertama oleh Kepala Sekolah Felix harus terus ditingkatkan terutama membangun kerjasama dengan semua pihak baik dengan guru dan pegawai yang bekerja dibawah naungan Yayasan Bina Sari maupun dengan para alumni.

Baca juga: Kepsek SMA Katolik St Gabriel Maumere Felix Wodon: Prestasi Siswa Jadi Perhatian

“Kami berharap agar kepala sekolah yang dilantik pada hari ini terus mendorong bapak/ ibu guru agar tidak hanya memperhatikan prestasi akademik peserta didik tetapi juga karakter dan moral mereka” kata Anton Pati.

Koordinator Pengawas Pendidikan Menengah Kabupaten Sikka, Drs. Mikhael Maran dalam sambutan mengatakan, pada tahun 1992 ketika terjadi gempa di Maumere sekolah ini mengalami kerusakan fisik yang luar biasa padahal sebelumnya SMA Sint Gabriel Maumere cukup terkenal.

“Tapi sekarang saya perhatikan sudah ada peningkatan,” ujar Mikhael.

Turut hadir pada acara pelantikan ini RD.Quin Galmin, Pr, Pembina dan Pengurus Yayasan Bina Sari, Guru dan Pegawai SMA, SMK dan SMP Sint Gabriel Maumere.(*)

Baca Berita Sikka Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved