Selasa, 12 Mei 2026

Berita Manggarai

YSMG Gelar Lomba Cerdas Cermat Antarsekolah, Tanamkan Nilai-nilai Pancasila dan Keimanan

Yayasan Somba Mori Go ( YSMG) menggelar kegiatan Lomba Cerdas Cermat Antarsekolah yang melibatkan siswa-siswi Sekolah Dasar

Tayang:
Penulis: Paul Burin | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
PESERTA - Para peserta yang meraih prestasi pada lomba ini, Jumat, 1 Oktober 2021. 

POS-KUPANG.COM, RUTENG - Yayasan Somba Mori Go ( YSMG) kembali menggelar kegiatan Lomba Cerdas Cermat Antarsekolah yang melibatkan siswa-siswi Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Kegiatan yang digelar di Gereja Stasi Anam, Ruteng, Jumat 1 Oktober 2021, diikuti oleh 11 SD, 10 SMP dan 10 SMA.

Kegiatan ini diadakan guna menambah wawasan serta memperdalam iman Katolik di kalangan anak-anak dan remaja. Dengan mengusung tema, "Menjadi Pribadi yang Berkarakter Berdasarkan Nilai-nilai Pancasila dan Teladan Hidup Para Kudus" diharapkan siswa-siswi yang mengikuti lomba kelak menjadi pribadi yang berintegritas tinggi dan selalu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupannya.

Bupati Manggarai, Herybertus Nabit mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Somba Mori Go yang menginisiasi pelaksanaan cerdas cermat ini.

"Kegiatan ini mengingatkan kembali bahwa anak-anak kita harus tetap mendapat pendidikan pada situasi apapun," ujar Bupati Hery sebagaimana laporan dari pengelola yayasan ini.

Baca juga: Yayasan Somba Mori Go Tanamkan Nilai-nilai Pancasila dan Keimanan Melalui Lomba Cerdas Cermat

Dalam rilis yang diterima, Senin (4/10), Bupati Hery mengatakan, selain untuk membangun mental kompetitif pada anak-anak, lomba seperti ini juga setidaknya juga dapat memberi gambaran mengenai situasi dan mutu pendidikan di era pandemi dalam dua tahun terakhir.

Bupati Hery berharap semoga akan semakin banyak pihak yang berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Manggarai. Kolaborasi multi pihak kata dia niscaya membawa kemajuan.

Doktor Boni Hargens selaku Pendiri dan Pembina Yayasan YSMG ini mengatakan, lomba ini dibuat untuk merayakan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober 2021. Lomba ini kata Boni bertujuan membangun semangat nasionalisme dan moral keimanan siswa.

"Karena bangsa di masa depan membutuhkan insan yang cerdas, nasionalis dan berakhlak baik. Yayasan berkomitmen untuk terus membangun literasi dan pencerdasan masyarakat di NTT sekaligus menumbuhkembangkan semangat cinta tanah air," ujar Doktor Boni.

Baca juga: Jelang 17 Agustus, Yayasan  Somba Mori Go Hadirkan Pelajar untuk Ikut Lomba Cerdas-Cermat

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai, Fransiskus Gero, yang hadir pada kegiatan ini memberi apresiasi yang tinggi dan menyampaikan penghargaan kepada Yayasan Somba Mori Go yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

"Kita akan terus kembangkan dan budayakan kompetisi mutu secara berjenjang untuk melahirkan siswa berprestasi. Hal ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Manggarai, yaitu "Manggarai yang maju, adil dan berdaya saing" yang dijabarkan misi meningkatkan mutu sumber daya manusia," kata Fransiskus.

Fransiskus melanjutkan bahwa untuk mendukung kegiatan dan membantu siswa pada jalur berprestasi jika masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi maka bupati dan wakil bupati akan menandatangani sertifikat atau piagam penghargaan, sebagai bukti prestasi yang diperoleh siswa.

Romo Frans Sawan Pr, dalam sambutannya menekankan tentang pentingnya budaya membaca. Bermula dengan mengisahkan kembali keberhasilan hidup Doktor Boni Hargens yang sukses karena selalu membaca.

Menurut romo, membaca mampu membawa setiap oramg mencapai apa yang diimpikan terutama dalam dunia pendidikan.
Romo Frans juga mengatakan bahwa melalui gerakan taman baca yang dimotori Yayasan Somba Mori Go, para generasi muda yang terlibat mampu menjadi pribadi berkarakter sekaligus terlibat dalam upaya mengangkat kualitas pendidikan Indonesia di mata internasional.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Panitia Lomba, yang juga sebagai Kepala SMPN 01 Ruteng-Cancar, Dorotheus Jemuru. Ia memberikan apresiasi yang tinggi atas kegiatan lomba cerdas cermat ini. Dengan mendalami ketiga tema di atas kata dia, diharapkan kaum muda bisa mendapatkan nilai-nilai positif yang dapat memengaruhi pola pikir mereka.

Selanjutnya, pola pikir tersebut bisa dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari yang pada akhirnya diharapkan bisa menumbuhkan nilai karakter kebangsaan dalam diri kaum muda. Nilai karakter kebangsaan tersebut meliputi 18 nilai, di antaranya aspek religius, jujur, kerja keras, semangat membaca dan disiplin.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved