Berita Kota Kupang

Wali Kota Kupang: Aplikasi Elsimil Untuk Tekan Angka Stunting di Kota Kupang

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, menyambut baik uji coba aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil ( aplikasi Elsimil)

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore (bertopi) saat menerima asupan suplemen dari staf kepresidenan, Dr.dr. Brian Sri Prahastuti, MPH (kiri) 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, menyambut baik uji coba aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil ( aplikasi Elsimil) oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Bencana ( BKKBN) Pusat di Kota Kupang. Aplikasi ini diklaim bisa menekan angka stunting di Kota Kupang.

Aplikasi tersebut nantinya berfungsi sebagai alat skrining untuk mendeteksi faktor resiko pada calon pengantin dalam rangka penanganan stunting.

Uji coba dilakukan dalam kegiatan Strategi Pencegahan Stunting dari Hulu dengan Screening, Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Gizi serta Pendampingan Bagi Calon Pengantin; Uji Coba Aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil) Dalam Mewujudkan Percepatan Penurunan Stunting di Gereja GMIT Eden Kisbaki, Kelurahan Manutapen, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Selasa 28 September 2021.

Dalam sambutannya, Wali Kota mengaku bersyukur, Kota Kupang menjadi salah satu dari 11 daerah yang dipilih untuk dilakukan uji coba aplikasi Elsimil.

Menurutnya ini merupakan bukti betapa besar perhatian pemerintah pusat selama kepemimpinan Presiden Jokowi untuk NTT, khususnya Kota Kupang.

Sebelumnya Kota Kupang mendapat sejumlah besar dukungan dari pemerintah pusat untuk penataan kota serta penyediaan air bersih.

Mantan Anggota DPR RI itu mengakui masalah stunting di Kota Kupang masih tinggi karena berbagai kendala, salah satunya adalah kondisi ekonomi warga yang kurang mampu.

Dengan uji coba aplikasi Elsimil dan sosialisasi ini Wali Kota berharap dapat memberi dampak pada pertumbuhan sumber daya manusia sehingga angka stunting di Kota Kupang bisa ditekan.

Ditambahkannya pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk mengedukasi warga. Sebelum anak lahir, calon orang tua perlu dipersiapkan.

Untuk mendeteksi stunting di Kota Kupang, sebulan lalu Wali Kota juga telah memerintahkan para lurah se-Kota Kupang untuk mempercepat penimbangan pada bayi dan balita di semua posyandu sesuai arahan Gubernur NTT.

Direktur Bina Ketahanan Remaja BKKBN RI, dr Victor Palimbong menyampaikan pada 5 Agustus 2021 lalu telah ditetapkan Peraturan Presiden No 72 tentang percepatan penanganan stunting.

BKKBN yang ditunjuk sebagai koordinator menawarkan konsep keluarga berencana menuju keluarga berkualitas dengan berorientasi pada penurunan angka stunting. Untuk itu menurutnya butuh intervensi di seluruh siklus hidup mulai dari kehamilan hingga pasca kelahiran atau masa interval.

Konsultan Ahli Kedeputian KSPK, dr RM Riyo Kristian Utomo Joyo Budoyo, MH. Kes, CH, CMH, CHt, C.STMI menjelaskan sudah 12 provinsi yang mereka kunjungi untuk penyempurnaan aplikasi Elsimil, dengan mendengarkan masukan dari para tokoh agama dan tokoh masyarakat, agar jika diterapkan nanti dapat diterima oleh semua kalangan di seluruh Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved