Berita TTS
Ketua BPD Obesi TTS Minta Pekerjaan Jalan Rabat Menggunaan Konstruksi Telford
211 kubik tersebut digunakan untuk menutupi titik jalan yang berlubang sebelum dilakukan pembentangan campuran beton.
Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota
POS-KUPANG.COM, SOE -- Ketua Badan Permusyawatan Desa (BPD) Desa Obesi, Charles Oematan meminta agar dalam pekerjaan jalan rabat beton menggunakan konstruksi Telford.
Pasalnya sesuai pengawasannya, pekerjaan jalan beton tahun ini tidak menggunakan konstruksi Telford terlebih dahulu sebelum dilakukan pembentangan campuran beton.
Dirinya khawatir jika hal tersebut nantinya akan membuat kualitas pekerjaan jalan rabat beton menjadi tidak kuat.
Apa lagi menurutnya dalam RAB, terdapat item pembelian batu sebanyak 211 kubik. Seharusnya batu-batu tersebut digunakan sebagai konstruksi Telford.
"Mana kerja rabat beton tidak pakai konstruksi Telford. Mana bisa kuat itu. Saya juga pertanyaan batu 211 kubik itu buat apa? Padahal di RAB ada item pembelian batu," ungkapnya dengan nada tanya.
Baca juga: Di TTS, Kades Obesi Jelaskan Terkait Pekerjaan Jalan Rabat Beton Tanpa Konstruksi Telford
Selain pekerjaan tanpa konstruksi Telford, dirinnya juga menyoroti pembuatan campuran beton yang tanpa menggunakan molen. Pekerjaan campuran digunakan secara manual.
Dirinya khawatir jika campuran yang dihasilkan tidak masak betul dan nantinya akan mempengaruhi kualitas dari pekerjaan jalan tersebut.
"Ini mereka kerja campuran pakai manual. Tidak pakai alat molen. Ini kalau campuran tidak masak betul maka akan mempengaruhi kualitas jalan rabat beton tersebut," ujarnya.
Terpisah, Kepala Desa Obesi, Kecamatan Mollo Utara, Gustaf Willa angkat bicara terkait sorotan Ketua BPD. Ia menjelaskan pekerjaan jalan rabat beton sepanjang 943 Meter yang tidak menggunakan konstruksi Telford dilakukan sesuai hasil survei tenaga alih dan hasil asistensi tim kabupaten.
Pasalnya, jalan tersebut sebelumnya sudah dua kali dilakukan pekerjaan jalan sertu.
Baca juga: Danone, Lazada dan We Car Bantu Atasi Stunting di TTS
Dimana sesuai hasil survei tenaga alih (TA) Kabupaten, lapisan tanah sertu tersebut dinilai telah mengeras sehingga tidak perlu dilakukan konstruksi Telford pada pekerjaan jalan rabat beton.
Sementara batu gunung sebanyak 211 kubik tersebut digunakan untuk menutupi titik jalan yang berlubang sebelum dilakukan pembentangan campuran beton.
"Dalam RAB memang tidak ada konstruksi Telford untuk pekerjaan rabat beton tersebut. Hal tersebut sesuai hasil survei tenaga alih dan hasil asistensi kita di kabupaten. Hal ini memang sempat dikeluhkan beberapa warga dan camat. Namun sudah dijelaskan oleh tenaga alih Kabupaten beberapa waktu lalu. Sedangkan batu gunung yang kita amb di kebun Ketua BPD kita gunakan untuk menutupi lubang-lubang di badan jalan sebelum dilakukan pembentangan campuran beton," terangnya.
Dirinya memastikan jika pekerjaan jalan rabat beton yang sudah mencapai panjang 100 meter tersebut berkualitas dan sesuai RAB. pekerjaan jalan rabat beton sepanjang 943 meter tersebut menggunakan anggaran dana desa tahun 2021 senilai 450 juta. (*)