Breaking News:

KKB Papua

Sosok Ini Blak-Blakan Tak Setuju Jika Orang Papua Dicap Teroris, Ternyata Ia Bukan Orang Sembarangan

Sosok yang satu ini tiba-tiba mencuat dan menjadi perbincangan publik Ini terjadi setelah ia secara blak-blakan menyatakan tak setuju jika orang Papua

Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
Marthinus Hukom (kiri) yang ikut menangani bom gereja di Makassar, Sulawesi Selatan 

POS-KUPANG.COM  - Sosok yang satu ini tiba-tiba mencuat dan menjadi perbincangan publik. Ini terjadi setelah ia secara blak-blakan menyatakan tak setuju jika orang Papua dicap teroris.

"Jika KKB Papua memenuhi unsur terorisme, maka penggunaan kata terorisme diikuti dengan kata Papua, itu harus dihindari," kata Marthinus.

Ia mengatakan itu dalam diskusi daring sebagaimana yang dikutip dari tribunnews, Senin 27 September 2021.

Marhinus menyatakan sangat keberatan jika kata terorisme distigmakan pada identitas yang dibawa seseorang sejak lahir.

Dikatakannya, stigma teroris itu telah memberikan dampak terhadap seluruh OAP (orang asli papua) dan keturunannya. 

"Secara lahiriah akan berdampak stigmatisasi terhadap seluruh orang yang memiliki identitas lahiriah yang sama. Kita tidak boleh menterorismekan seluruh orang yang mempunyai identitas Ke-Papua-an," tandasnya.

Baca juga: Tokoh Paling Berbahaya KKB Papua Meninggal Dunia, Ini Daftar Kejahatan Yang Dilakukan Selama Hidup

Lebih lanjut, kata Martinus, stigma itu juga berdampak pada psikososial bagi seluruh orang Papua baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

"Ketika bertemu dengan orang Papua lalu iseng-iseng mengatakan 'teroris kamu'. Wah ini fatal.”

Ini tentunya akan membuat suasana di Papua semakin menjadi carut marut, teraduk-aduk karena emosi orang papua yang bangkit karena diskriminasi atau rasisme itu," tandasnya.

Pada bagian lain, Martinus juga mengatakan, aksi terorisme KKB di Papua saat ini tidak dihubungkan dengan religi atau kepercayaan orang Papua.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved