Berita Sikka

Kisah Pater Andi Bantu Sembuhkan ODGJ di Sikka

Perjuangan kami untuk membantu pasien dengan gangguan jiwa itu berawal dari pengalaman menyaksikan pasien yang dipasung di Maumere

Penulis: Aris Ninu | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Rektor Seminari Tinggi St.Kamilus Maumere, RP DR Cyrilus Andi Suparman, MI. 

Ia mengaku pihaknya sering mengalami kesulitan karena puskesmas memiliki keterbatasan obat.

"Terpaksa kami harus siapkan semua itu cukup berat untuk kami obat satu orang itu rata-rata Rp 400.000-Rp 450.000 satu paket/bulan.

Kalau yang lepas lalu berobat baru satu tapi yang lain yang sudah beraktifitas seperti biasa itu sekitar 11 atau 12 jadi mereka kita beri obat dan setelah itu tetap kerja seperti biasa karena obat itu tergantung orangnya ada yang obat harus seumur hidup, ada yang jangka panjang paling kurang 3 tahun. Kalau perempuan yang lepas obat ini 18 bulan sekarang sudah berhenti. Karena itu kan tergantung penyebab sakit jiwa juga. Penyebabnya itu dia stres karena tidak punya suami tapi anak dua sekolah jadi kami kemarin berikan solusi dengan membiayai dua anaknya itu yang sekolah, sudah tiga tahun kami biayai.

Dia punya tanggungan hidup berkurang. Tugas-tugasnya berkurang juga . jadi pemulihannya lewat kita juga bisa membantu dia dari segi perekonomian memberikan bantuan financial untuk usahanya, untuk kebutuhan hariannya. Memang tidak banyak tapi yang dasar-dasar seperti kalau dia berobat kita biayai. Kita mau supaya dia sehat dan bisa mendampingi anak-anaknya sampai selesai. Anaknya yang pertama sudah masuk SMA kelas satu anaknya yang kedua sudah SMP kelas satu," papar Pater Andi. (*)

Baca Berita Sikka Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved